Satgas Anti Narkoba Dilatih Pemberdayaan Masyarakat

  • Whatsapp

wpid-artikel-tentang-narkoba.jpg
Kendal, Jowonews.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kendal tadi pagi menggelar pelatihan pemberdayaan masyarakat bagi satuan tugas (Satgas) anti narkoba di lingkungan sekolah tahun di obyek wisata (OW) Tirto Arum Baru.
Kegiatan itu menghadirkan dua nara sumber, yakni Kepala BNNK Kendal, Teguh Budi Santoso dengan tema materi “Bersama Melawan Narkoba, Pengguna Narkoba Korbn yang Perlu Kita Bantu; Keras Kepada Pengedar Humanis kepada Penyalahguna” dan Kabid Perencanaan dan Pengebangan Pegawai BKD Agus Dwi Lestari dengan tema “Public Speaking”.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kendal M Gatot Noviarthadi, mengatakan dasar pelaksanaan pelatihan pemberdayaan masyarakat untuk Satgas anti narkoba di lingkungan adalah UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, Perpres RI nomor 23 tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional (BNN), Inpres nomor 12 tahun 2011 tentang pelaksanaan kebijakan dan strategi nasional di bidang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan da peredaran gelap barkotika dan program kerja BNNK Kendal tahun 2015 dan kebijakan strategi nasional di bidang P4GN tahun 2011-2015 tentang peran sekolah dalam menciptakan lingkungan bebas narkoba.
“Kegiatan ini untuk memberikan wawasan/pengetahuan kepada siswa dilingkungan sekolah tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” ujar Gatot.
Gatot menjelaskan, peserta kegiatan pelatihan pemberdayaan masyarakat untuk Satgas anti narkoba di lingkungan sekolah ini adalah sebanyak 20 orang. Mereka terdiri dari siswa/siswi dari enam sekolah di Kendal, yakni, SMAN Weleri (4 orang), SMA Trisula Kendal (3 orang), SMKN 1 Kendal (4 orang), SMA NU Al Hidayah Kendal (3 orang), SMK Bakti Persada (3 orang) dan SMA Muhammadiyah 4 Kendal (3 orang).
Dikatakan, setelah mendapatkan pelatihan ini, maka akan timbul rasa keberanian bagi Satgas anti narkoba ini untuk menginformasikan bahaya narkotika terhadap sesama teman di lingkungannya. Selain itu berani melaporkan adanya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang terjadi dilingkungan sekolah kepada BNNK Kendal melalui layanan call center dan SMS center.
“Semoga dengan pelaksanaan pelatihan pemberdayaan masyarakat untuk Satgas anti narkoba di lingkungan sekolah ini dapat memperkuat kerjasama dan komitmen antara lembaga pendidikan denagn BNNK Kendal dalam penanganan masalah narkoba,” ujar Gatot.
Sementara dalam paparanya, Kabid Perencanaan dan Pengebangan Pegawai BKD Agus Dwi Lestari mengatakan, bagi seorang pemula, berbicara di depan banyak orang itu sangat sulit. Namun, semua bisa diantisipasi jika melakukan persiapan yang matang sebelum tampil. Dia menjelaskan, sebelum berbicara di depan umum, seseorang harus memiliki modal yakni keberanian dan percaya diri. (JN09)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *