Kontainer Tabrak Median, Pantura Batang Macet Tiga Jam

  • Whatsapp
image
Ilustrasi

BATANG, Jowonews.com – Diduga Sopir mengantuk, truk kontainer nomor polisi (Nopol) H 1917 AZ, menabrak median pembatas jalan, dan truk box Nopol B 9319 FXR yang melaju dari arah berlawanan, Jumat (27/2).
 
Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang terjadi di Jl. Jendral Sudirman, Batang itu.  Namun, arus lalu lintas (lalin) di jalur Pantura macet hingga 3 kilometer. Untuk mengurai kemacetan, petugas Satlantas Polres Batang memberlakukan sistem buka tutup.
 
 Menurut keterangan saksi mata, Sutaryo (65), kecelakaan itu berawal saat truk kontainer yang bermuatan mesin-mesin pabrik melaju dari arah Semarang (timur,red) menuju ke Cirebon. Tapi saat melintas di jalur Pantura Batang, truk berjalan dalam keadaan tidak lurus.
 
Lalu menabrak dan naik ke median pembatas jalan. Celakanya, dari arah berlawanan (Cirebon, red), muncul truk box yang dikemudikan Agung (51) Warga Jakarta. Sebuah sepeda motor roda dua jenis revo Nopol G 2932 ML milik Imam yang terparkir dipinggir jalan tertimpa truk box hingga terpental.
 
“Kejadian begitu cepat, saya mendengar suara benturan keras dari dalam toko. Begitu saya lihat ternyata sebuah truk kontainer menabrak median jalan mengenai truk boks hingga jatuh terguling,” ujar Sutaryo.
 
Catur, Sopir truk kontainer mengaku kalau pada saat kejadian dirinya terpaksa membanting setir ke kanan. Sebab menghindari sebuah sepeda motor yang baru keluar dari gang. “Rencananya saya mau menuju arah Cirebon, tapi begitu melihat kendaraan sepeda motor saya kaget,” akunya.
 
Terpisah, Kasatlantas Polres Batang AKP Budiharto SH mengakatakan dari pengakuan dan keterangan sopir truk dengan beberapa saksi di tempat kejadian, ternyata berbeda. “Sopir truk mengatakan karena menghindari sepeda motor. Tapi keterangan saksi warga setempat sopir mengantuk hingga terjadi kecelakaan ini,” terang Kasatlantas.
 
Budi menambahkan, untuk mengurai kemacetan petugas Satlantas melakukan sistem buka tutup. Sebab kemacetan semakin bertambah panjang. Evakuasi kendaraanpun dilakukan dengan mendatangkan mobil derek.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *