Di Boyolali, DBD Kembali Makan Korban

  • Whatsapp
image
Ilustrasi

BOYOLALI,Jowonews.com – Serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) di Boyolali kembali memakan korban. Korban diketahui seorang ibu muda berusia 34 tahun warga Desa Sobokerto Ngemplak. Dengan demikian, dalam dua bulan terakhir terdapat empat korban meninggal akibat penyakit itu. 
Kabid Pencegahan Pemberantasan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Boyolali, Achmad Muzayin, membenarkan meninggalnya pasien DBD. Hanya saja dia tak menyebutkan identitasnya. Hanya disebutkan pasien itu seorang perempuan berusia 34 tahun.

“Korban meninggal dunia akibat penyakit DBD bertambah menjadi empat orang, terakhir warga Desa Sobokerto,” ungkap Muzayin kepada wartawan kemarin.  Dalam dua bulan pertama di tahun 2015 ini, Januari-Februari, jelas dia, tercatat ada 164 kasus serangan penyakit DBD di Boyolali. Sebanyak 101 kasus terjadi di bulan Januari dan 63 kasus di bulan Februari. 
Meledaknya serangan DBD pada awal tahun ini diantipasi Dinkes dengan berbagai langkah. Selain melakukan fogging, Dinkes juga menekankan pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) oleh masyarakat. Pasalnya, gerakan PSN dinilai paling efektif dalam memberantas jentik-jentik nyamuk aedes aegipty, penyebab DBD. 
Juga dibentuk petugas pemantau jentik dari masyarakat di wilayah yang terjadi serangan DBD. Tugas pemantau jentik ini, secara rutin setiap dua minggu sekali melakukan pemeriksaan jentik di rumah-rumah warga. Bersama masyarakat, mereka juga membersihkan genangan maupun sampah yang bisa menampung air di lingkungan pemukiman. 
Antisipasi lainnya, jelas dia, mendirikan pos di daerah-daerah endemis DBD, antara lain di Kecamatan Ngemplak, Nogosari, dan Kemusu. Pos tersebut juga dilengkapi alat fogging sehingga sewaktu-waktu bisa dipergunakan.
Serangan penyakit DBD di Boyolali di awal tahun 2015 meningkat drastis. Jumlah daerah yang endemis DBD bertambah. Sebelumnya, daerah endemis DBD di Boyolali sebanyak 19 desa yang tersebar di tujuh kecamatan, saat ini meningkat menjadi 36 desa di 12 kecamatan. (JN01)

Bacaan Lainnya

Grafis

DB di Boyolali

Desa Terjangkiti : 36 desa

Kecamatan terjangkiti : 12 kecamatan

Jumlah Korban : 4 orang

Periode Januari-Februari 2015

Sumber DKK Boyolali

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *