Longsor, Empat Rumah di Boyolali Rusak

  • Whatsapp
LONGSOR: Sebanyak 16 warga Dusun Clowok, Desa Jambe Wangi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terancam longsor setelah rumah mereka longsor ke jurang, Jumat pagi.
LONGSOR: Sebanyak 16 warga Dusun Clowok, Desa Jambe Wangi, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terancam longsor setelah rumah mereka longsor ke jurang, Jumat pagi.

BOYOLALI, Jowonews.com – Empat rumah warga RT 02 dan 03/RW 14 Kelurahan Siswodipuro, Boyolali Kota rusak berat setelah terkena tanah longsor terjadi Minggu (1/3) malam. Talud di pinggir jurang sedalam 5 meter ambrol akibat hujan deras.

Rumah-rumah itu berada di pinggir jurang. Kondisinya sudah mengkhawatirkan. Selain retak-retak dan nyaris ambrol, ada satu rumah yang dindingnya jebol dan roboh pada bagian belakang. Rumah itu kini sudah dikosongkan dan pemilik rumah, Margono, mengungsi ke rumah tetangganya.

Bacaan Lainnya

Retakan tak hanya pada dinding rumah, namun juga pada lantainya. Warga pun khawatir terjadi longsor susulan jika turun hujan deras, bisa menyeret rumah mereka. Karena aliran air di jurang tersebut cukup deras.

Kasi Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Kurniawan Fajar Prasetyo, mengatakan selain empat rumah tersebut juga terdapat lima rumah warga lainnya yang terancam longsor. “Posisi rumah-rumah itu tepat di pinggir jurang,” kata Kurniawan kepada wartawan Senin (2/3). 

Rumah Wiji (60) warga RT 03/14, mengalami kerusakan tidak hanya retak. Namun sebagian lantai juga ambrol terseret arus banjir di jurang itu. “Retak-retak sudah terlihat sejak dua bulan lalu. Terakhir kemarin, sebagian tembok belakang jebol tergerus banjir,” kata Wiji. 

Meski kondisinya cukup mengkhawatirkan, Wiji masih bertahan menempati rumahnya. 

Rumah milik Sriwanti (41) warga RT 02/14, juga retak-retak pada dinding bagian belakang. Kamar mandi nyaris ambrol karena posisinya sangat mepet dengan bibir jurang. Talut yang pernah dibangun warga sudah habis tergerus sungai.

Menurut Sriwanti, jurang Sidodadi itu selalu membeludak saat hujan deras. Pasalnya seluruh selokan di wilayah Siswodipuran bermuara di jurang tersebut. “Kalau airnya membeludak lagi, tembok kamar mandi saya bisa-bisa runtuh,” imbuhnya. 

Kepala BPBD Boyolali, Nur Khamdani, kawasan pemukiman kampung Surodadi termasuk rawan longsor. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pemukiman itu rawan longsor. Lokasinya di tanah yang miring dan dekat dengan bantaran jurang. “Tanahnya juga gembur dan labil sehingga mudah tergerus,” kata Nur.

Pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Bagian Kesra Setda Boyolali. “Kami juga mengusulkan kepada DPU ESDM, untuk pembuatan talut yang lebih kuat di jurang tersebut,” tandasnya. (JN01))

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *