Bukit Gunung Kelir Longsor

  • Whatsapp

longsorUNGARAN, Jowonews.com – Bukit Gunung Kelir di Desa Wirogomo, Kecamatan Banyubiru kembali longsor pada Selasa (4/3) malam. Trucuk bambu penahan longsor sudah tidak mampu menahan longsor, hingga hanyut terbawa tanah.

Untung saja longoran dengan diameter 5×30 meter ini masih jauh dari pemukiman warga. Karena lokasinya memang sekitar 300 meter dari Dusun Kendal Ngisor dan Krajan Kidul, Desa Wirogomo.

Bacaan Lainnya

Selain itu, titik longsor juga terjadi di lahan milik Baidi (40), warga RT 1 RW 6, Dusun Wirogomo Tengah. Akibat kejadian itu dapur rumah milik Baidi rusak. Bahkan sebagian tanah yang longsor menimpa rumah Aminadi (50). Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Namun, kerugian mareial ditaksir mencapai Rp 7 juta.

Saat ini titik longsor yang mengenai rumah Aminadi telah di perbaiki dengan kerja bakti masyarakat desa.

Kepala Desa Wirogomo, Suwignyo menyatakan di Desa Wirogomo ada beberapa titik longsor yang disebabkan hujan selama empat jam. Yaitu dari pukuk 16.00 hingga pukul 20.00 WIB, pada Selasa(4/3).

“Untuk longsor di Gunung Kelir, luas tanah yang longsor berdiameter 3×50 meter dengan ketebalan material 1 meter. Jumlah material tanahnya sekitar 20-30 kubik.

Sekalipun tanah itu longsor sejauh 20-30 meter, hingga trucuk bambu untuk pengamannya ikut larut, namun tidak sampai ke pemukiman warga. Selain itu ada titik longsor di pemukiman namun kecil,” ujar Suwignyo di Banyubiru, Kabupaten Semarang, Selasa (5/3).

Warga saat hujan lebat kemarin, memang mengkhawatirkan terjadinya longsor di bukit tersebut. Namun setelah di lakukan pengecekan ke atas bukit ternyata tidak ada tanda-tanda longsor besar.

“Dari tahun ketahun memang sering terjadi, tapi warga masih merasa khawatir karena takut kejadian longsor Banjarnegara. Tapi saat ini warga tetap kami perintahkan waspada dan siap-siap jika harus mengungsi,” ujarnya.

Kasi Kedaruratan dan Logistic, BPBD Kabupaten Semarang, Joner Hutajulu melakukan pengecekan di lokasi longsor. Hasil pengamatan di lokasi memang telah terjadi longsor namun masih jauh dari pemukiman.

“Kondisinya masih seperti longsor seperti kemarin, tanah turun sekitar 30 meter. Kami tetap minta warga agar waspada, jika hujan deras agar tidak tidur terlalu nyenyak dan sejak dini memindahkan barang berharga ke lokasi yang lebih aman,” ujarnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *