Calon Independen Intip Peluang Pilkada

  • Whatsapp

pilkadaSRAGEN, Jowonews.com – Sejumlah tokoh independen (non-parpol) Bumi Sukowati mulai ancang-ancang  mencalonkan diri bupati Sragen seiring semakin dekatnya waktu pelaksanaan Pilkada Sragen.  Bahkan salah satu utusan calon indepeden asal Gondang, sudah datangi KPU Sragen.

Sejumlah komisioner KPU Sragen yang ditemui Sabtu (7/3), mengaku menerima panggilan telepon dari beberapa tokoh yang berminat maju sebagai calon independen. Tapi mereka tidak mau membuka identitas para tokoh yang telah menanyakan syarat calon independen. Mereka hanya menjelaskan ketentuan atau syarat calon independen maju dalam  pilkada.

Bacaan Lainnya

Komisioner KPU Sragen, Dyah Nur Widowati, mengatakan ada salah satu tokoh lokal yang telah serius maju. “Ada yang bertanya syarat mencalonkan diri, sepertinya serius. Bahkan ada salah satu utusan yang memang datang langsung ke KPU, namun sebatas menanyakan persyaratan calon independen,” tutur dia.

Terkait pertanyaan dari para tokoh tersebut, Dyah mengaku sudah memberikan penjelasan langsung. Menurut dia KPU selalu siap memberikan penjelasan terkait syarat dan ketentuan pilkada.Penjelasan senada disampaikan Ketua KPU Sragen, Ngatmin Abbas. Menurut dia KPU telah mendapat data jumlah penduduk Sragen dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sragen.

Data penduduk digunakan untuk menentukan syarat minimal jumlah dukungan calon independen. Calon independen Pilkada Sragen harus mendapat dukungan 7,5 persen dari  penduduk.

“Jumlah penduduk Sragen per Desember 2014 merujuk data Dispendukcapil sekitar 959.000 orang. Artinya calon independen harus mendapat dukungan sedikitnya 80.000 orang,” kata dia.

Suara dukungan dibuktikan dengan salinan (fotokopi) kartu tanda penduduk (KTP). “Kabupaten dengan penduduk 500.000 hingga 1 juta jiwa, syarat dukungan minimal ditetapkan 7,5 persen,” imbuh dia.

Tak hanya itu, Abbas mengatakan dukungan bagi calon independen di Sragen harus berasal dari sedikitnya 11 wilayah kecamatan. “Aturan ini ada dalam UU Pilkada,” sambung dia.

Abbas mengatakan data jumlah penduduk Sragen akan terus diperbaruai setiap bulan. Tapi dia meyakini perubahan data kependudukan tidak akan terlampau signifikan dari data awal.

Sedangkan Komisioner KPU Sragen, Roso Prajoko mengatakan sosialisasi awal Pilkada Sragen akan dimulai Rabu (11/3) mendatang. Sosialisasi penting demi kesuksesan penyelenggaraan pilkada. Di sisi lain waktu pemungutan suara pilkada serentak gelombang I, termasuk Sragen, akan digelar Rabu (9/12) mendatang. Pada hari yang sama akan dilakukan penghitungan suara.

Secara prinsip, Roso menyatakan KPU Sragen siap menyelenggarakan Pilkada Sragen akhir tahun ini. KPU telah berkoordinasi dengan instansi lain terkait agenda pilkada.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *