2017, Tol Bawen-Solo Ditargetkan Selesai

  • Whatsapp
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com

SEMARANG, Jowonews.com – Proyek pembangunan jalan tol Semarang-Solo diklaim masih terus berjalan. Saat ini, pembangunan seksi III untuk ruas Bawen-Salatiga segera dimulai. Proses lelang untuk pembangunan  jalan sepanjang 17,30 km tersebut diperkirakan selesai pada April 2015.

“Sudah ada 23 kontraktor yang mendaftar pada lelang pembangunan jalan ruas itu. Selain itu, juga ada 28 konsultan yang mendaftar sebagai pengawas atau sepervisi. Setalah lelang selesai, baru nanti akan dilakukan pengerjaan fisik,” ungkap Direktur Teknik dan Operasi PT Trans Marga Jateng (TMJ) Ari Nugroho.

Bacaan Lainnya

Ari menjelaskan, pembangunan seksi III tersebut dibagi menjadi tiga paket pengerjaan. Anggaran setiap paketnya kisaran antara Rp 400 miliar – Rp 500 miliar. Menurutnya, anggaran tersebut menyesuaikan dengan harga material dan upah pekerja saat ini. “Untuk tiga paket ini habisnya kira-kira Rp 1,4 triliun,” imbuhnya.

Setelah pembangunan fisik seksi III selesai, lanjut Ari, akan dilanjutkan pembangunan seksi IV  untuk ruas Salatiga-Boyolali sepanjang 24,13 km dan seksi V untuk ruas Boyolali-Kartosuro sepanjang 72,64 km. “Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari Pemprov Jateng, pembebasan lahan di seksi IV dan V ditargetkan selesai akhir tahun ini. Dengan demikian, awal tahun 2016 bisa langsung kami lelang pengerjaan fisiknya,” terangnya.

Ari menambahkan, jika target tersebut dapat tercapai, pada 2017 nanti semua seksi akan selesai terbangun. Sehingga pada 2018 jalan tol mulai dari Semarang-Solo sepanjang 72,64 km sudah dapat dilintasi. “Nanti begitu selesai, langsung diuji kelayakannya oleh kementerian. Jika dinyatakan layak, selanjutnya akan dibuka untuk umum,” kata dia.

Oleh karena itu, Ari meminta kepada pemerintah untuk menyelesaikan pembebasan lahannya dulu sebelum dilakukan pengerjaan fisik. Termasuk juga penggantian fasilitas umum (fasum) maupun fasilitas sosial (fasos). Menurutnya, pembangunan jalan tol di ruas Bawen-Solo ini melewati daerah pegunungan, lembah dan bukit, melewati daerah pemukiman dan pabrik, dan curah hujan tinggi. “Saya harapkan lahan yang akan kami terima untuk dibangun jalan tol itu sudah clear dan clean,” tandasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *