Mensos Tertarik Metode Berdzikir untuk Penyembuhan Pecandu Narkoba

  • Whatsapp

mensossDEMAK, Jowonews.com- Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa tertarik dengan upaya penyembuhan pecandu narkoba dengan cara atau metode berdzikir. Ini setelah yang bersangkutan melihat langsung proses penyembuhan para pecandu narkoba di Panti Rehabilitasi Sakit Jiwa Nurussalam, Dukuh Ngepreh, Desa Sayung, Sabtu (7/3) malam.

Menurutnya, terapi spiritual atau pendekatan agama mampu menurunkan efek kambuh pasien hingga mencapai 70 persen. “Ini kita sudah diskusi dengan profesor dibidangnya. Ternyata, metode penyembuhan pecandu narkoba dengan terapi spiritual bisa lebih maksimal,”ujarnya.

Bacaan Lainnya

Karena itu, Khofifah segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak yang memiliki kapasitas dibidangnya untuk menggabungkan antara metode penyembuhan secara medis dan metode penyembuhan secara spiritual.

Sebagaimana yang diterapkan terhadap para pecandu narkoba dan penderita sakit jiwa di Ponpes Nurussalam, Desa Sayung, Kecamatan Sayung.

Seperti diketahui, Panti Psikotik yang berada didalam kompleks pondok pesantren tersebut, selain menangani penderita penderita sakit jiwa laki-laki dan wanita, juga menangani pecandu narkoba. Pengobatan para penderita menggunakan pendekatan spiritual dan zikir.

Pengasuh Ponpes Nurussalam, KH Nur Fathoni Zein mengatakan, ponpes yang dipimpinnya tersebut sudah lama menangani para pasien sakit jiwa dan pecandu narkoba. Mereka berasal dari berbagai daerah. Selain terapi dzikir juga ada proses mandi tengah malam sebagai salah satu metode penyembuhan. Untuk mengoptimalkan perannya membantu menangani pasien sakit jiwa dan narkoba, Ponpes Nurussalam juga menggandeng Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnosnakertrans) Pemkab Demak dan Pemprov Jateng. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *