Pemkot Salatiga Inginkan Penambahan Pintu Tol SS

  • Whatsapp
jalan tol semarang solo, foto: www.solopos.com

SALATIGA, Jowonews.com – ­ Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga menghendaki adanya penambahan pintu Jalan Tol Semarang-Solo (SS) di Salatiga. Pasalnya, keberadaan pintu Jalan Tol SS memiliki nilai strategis bagi Salatiga.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Walikota Salatiga, Yulianto. Sekarang ini sedang diupayakan terus kepada pihak-pihak terkait agar menambah jumlah pintu Jalan Tol SS di wilayah Salatiga.

Bacaan Lainnya

“Untuk pintu tol baru, kami berusaha untuk mengupayakan agar ada pintu tol di Salatiga. Karena untuk Salatiga pintu tolnya berada di Barukan, Tengaran ( dekat Tingkir),” ujar Walikota, Minggu (8/3/2015).

Menurut Walikota, pintu tol baru itu punya nilai yang sangat strategis. Karena pintu itu bisa langsung mengakses ke kota. “Harapannya, dengan adanya pintu tol di Salatiga, maka orang dari luar yang lewat tol tidak hanya melintas saja. Bila ingin mampir ke Salatiga ada aksesnya dan langsung ke kota,” imbuhnya.

Upaya untuk menambah pintu tol ini mendapat dukungan dari anggota DPR RI dari Salatiga Drs Fadholi. Politisi senayan ini mengatakan, pihaknya akan mengusulkan pintu tol di bagian utara yaitu masuk Kelurahan Kauman Kidul. Tujuan supaya Kota Salatiga tetap ramai, meski kelak jalan tol sudah jadi.

“ Memang Salatiga perlu menambah pintu tol baru di bagian utara. Karena jika tidak, bisa jadi kotanya akan sepi. Berbeda jika ada pintu tol akses masuk ke kota,” ujar politisi Partai Nasdem ini.

Menurut anggota Komisi IV DPR RI, jika ada pintu tol di bagian utara, membawa efek yang sangat positif terhadap kemajuan di sekitar kawasan itu. Karena otomatis daerah tersebut semakin ramai dan dinamis.

Ditambahkannya, pihaknya akan bekoordinasi dengan Pemkot Salatiga dan DPRD setempat untuk mengusulkan pembukaan pintu tol baru di bagian utara. “ Kami mendukung jalan tol karena itu sangat penting. Tapi jangan sampai program nasional itu merugikan kepentingan daerah. Jangan sampai setelah tol itu jadi, Salatiga jadi sepi. Itu yang tidak kita kehendaki. Makanya kita mengusulkan pembukaan pinto tol baru di bagian utara,” imbuhnya.

Dengan adanya pintu tol utara, maka otomatis jalan daerah di kawasan itu akan menjadi ramai dan muncul pusat­pusat perdagangan baru di daerah itu. Sehingga pemerataan kemajuan kawasan utara tidak tertinggal dengan kawasan kota. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *