April Pekerjaan Infrastruktur Dimulai, 93 Paket Pekan Depan Keluar SPK

  • Whatsapp
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) melakukan gerak cepat untuk melaksanakan pembangunan infrastruktur pada tahun 2015, yang juga dicanangkan sebagai tahun infrastruktur. Pasalnya, Dinas Bina Marga, Senin (16/3) akan menyerahkan Surat Perintah Kerja (SPK) 93 paket pekerjaan infrastruktur kepada pemenang lelang.

“Rencananya Jumat (13/3) akan dilakukan penandatanganan kontrak kerja 93 paket pekerjaan dengan rekanan pemenang lelang. Kalau biasanya kita diberi waktu satu minggu untuk mengeluarkan SPK, maka tidak sampai satu minggu SPK akan langsung kita keluarkan. Saya berharap,  Senin (16/3) SPK sudah jadi dan bisa langsung jalan,”tegas Kepala Dinas Bina Marga Jateng, Bambang Nk, Senin (9/3).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hal itu karena dari 132 paket pekerjaan infrastruktur pada tahun 2015, 93 paket dipastikan sudah selesai dilelang dan sudah ada pemenangnya. 93 paket itu yang kuasa pengguna anggaran (KPA)-nya di Dinas Bina Marga Jateng langsung.

Diluar paket yang KPA-nya di Dinas Bina Marga Jateng langsung, ada juga sekitar 200 paket pekerjaan yang ditangani 9 Balai Pelaksana Teknis Wilayah (BPTW) Dinas Bina Marga.

Berapa nilai keseluruhan dari 93 paket pekerjaan yang ditangani Bina Marga Jateng? Bambang NK mengaku belum bisa memberikan angka pasti. Sebab, sekarang masih dalam proses rekap stafnya. Hanya saja, dari 93 paket pekerjaan, yang paling besar adalah paket pekerjaan Ketanggungan-Songgong (Brebes).

“Nanti kalau sudah selesai direkap, saya kabari mas,”elaknya.

Melihat jadwal yang sudah tertata seperti itu, Bambang NK berharap  proses pengerjaan proyek infrastruktur segera dapat dimulai. Supaya masyarakat dapat segera merasakan manfaatnya pembangunan infrastruktur di Jateng.

Pelaksanaan paket pekerjaan itu, dirasa tidak ada kendala yang serius. Kalaupun ada, pada bulan Maret ini hanyalah faktor cuaca yang kurang menguntungkan. Apalagi, pihaknya juga sudah tidak mewajibkan menggunakan pasir Muntilan untuk mengerjakan proyek infrastruktur.

 “Tapi semua persyaratan pengerjaan paket pekerjaan itu tidak boleh berhenti, dan harus dilengkapi,”tegasnya.

Bambang NK berharap, 93 paket pekerjaan tersebut, pada awal April harus sudah bisa dimulai. Diharapkan, sebelum Lebaran 2015, yaitu tanggal17-18 Juli, ada beberapa paket pekerjaan yang sudah selesai. Diantaranya adalah ruas Sukoharjo-Watukelir, perbatasan Kersana-Bantarsari dan beberapa paket lainnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *