Format Baru PDIP Diharapkan Makin Solid

  • Whatsapp

PDIPDEMAK, Jowonews.com – DPC PDIP Kabupaten Demak diharapkan semakin solid dan tangguh dalam menghadapi pilkada bulan Desember mendatang setelah dipegang kepengurusan yang baru. Pilkada yang sudah dalam hitungan bulan ini membutuhkan pemikiran dan perisiapan yang matang.

Hal inilah yang harus dipersiapkan oleh kepengurusan DPC yang baru kelak, yakni mampu membawa PDIP Demak menjadi lebih baik lagi dengan pimpinan yang baru. Ketua DPC PDIP Demak terpilih hasil Konfercab di Semarang Minggu (8/3), Fahrudin Bisri Slamet yang juga wakil ketua DPRD Demak menyebutkan bahwa partainya sudah melakukan persiapan-persiapan terkait pilkada yang jatuh pada bulan Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

Meski demikian, pihaknya masih menunggu arahan-arahan dari pimpinan pusat terkait dengan tahapan-tahapan yang harus dilalui, termasuk penjaringan cabup dan cawabup yang akan dilakukan usai konggres PDIP pada April mendatang.

“Kami masih menunggu instruksi dari pusat terkait dengan tahapan yang ada termasuk penjaringan yang akan dilakukan usai Konggres bulan April mendatang,” jelas Slamet didampingi bendahara DPC, Sonhaji.

Untuk itu sejak awal mereka sudah memancang target yang disematkan oleh DPP agar mempersiapkan pemenangan pilkada Demak. Diantaranya adalah dengan penjajakan terhadap semua partai untuk melakukan koalisi karena mereka tidak bisa sendirian untuk memenangkan pertempuran. “Jika bisa semua partai bersatu untuk mewujudkan Demak bersatu,” tegas Slamet.

Mengenai calon yang akan diusung, mereka mempersilahkan baik kader internal maupun eksternal untuk maju namun harus sesuai ketentuan yang berlaku.

“Bahkan jika ada anggota dari ranting yang memiliki kapasitas silahkan mendaftar, karena tidak hanya terbatas pada struktural DPC saja, sampai rantingpun kita tawarkan untuk maju,” tuturnya.

Hasil konfercab di Semarang sendiri menghasilkan Slamet sebagai ketua DPC, Sudarno sebagai bendahara, dan Sonhaji sebagai sekretaris. Semua adalah hasil musyawarah mufakat sesuai dengan Pancasila dan SK 066 yang menyebutkan bahwa harus dilakukanmusyawarah mufakat dalam berdemokrasi agar semua terakomodir. Terbukti dengan hadirnya 14 PAC serta Mugiono selaku ketua sebelumnya yang membacakan laporan pertanggungjawaban. “Siklus pergantian ketua berjalan dengan baik dan tidak ada perebutan kekuasaan,” imbuh Sonhaji. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *