Lewat Musyawarah, Riswadi Kembali Pimpin DPC PDIP

  • Whatsapp

KAJEN, Jowonews.com – Riswadi, akhirnya kembali terpilih menjadi Ketua DPC PDIP Kabupaten Pekalongan untuk periode 2015-2020. Prosesi terpilihnya Riswadi, merupakan langkah penentuan pimpinan yang dilakukan melalui musyawaran mufakat. Bukan voting.

Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Pekalongan, sumar Rosul mengatakan, penggunaan musyawaran tersebut sesuai dengan SK No. 066/TAP/DPP/XI/2014 tentang pedoman pelaksanaan musyawarah anak cabang, Konfercab dan Konferda serta SK No. 067/TAP/DPP/XI/2014 tentang mekanisme penjaringan dan penyaringan, calon ketua PAC, DPC dan DPD.

Bacaan Lainnya

“Langkah itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya konlfik internal partai. Sebagaimana diketahui kesuksesan partai hingga mengantarkan presiden Jokowi, dikhawatirkan, terjadi konflik terkait kekuasaan atau saling inign di depan, ” terangnya, Senin (9/3).

Dipaparkannya, pemilihan ketua DPC tersebut sesuai mekanisme penjaringan mulai dari tingkat ranting (desa), kemudian PAC (kecamatan), ke DPC (kabupaten) kemudian diteruskan ke DPD (provinsi). “Di tingkat DPD itu dilakukan fit and proper test kemudian nama-nama yang lolos dikirim ke DPP,” jelasnya.

Rekomendasi dari DPP, yakni H Riswadi SH, H Gunarto SE, Rosi Ardiyanti ST, kata Rosul, disampaikan dalam forum Konfercab DPC se-Jateng di Semarang pada Sabtu, 7 Maret 2015. Ketiga nama yang muncul dalam Konfercab yang diikuti 35 Kabupaten dan Kota di Gedung Panti Marhen Kota Semarang tersebut kemudian melakukan musyawarah, untuk menentukan ketua DPC. Akhirnya mufakat, Riswadi, dipercaya kembali menjadi ketua DPC periode 2015-2020.

“Pemilihannya tidak diperkenankan melalui voting, diwajibkan melalui musyawarah mufakat. Tiga nama itu dibacakan pimpinan sidangProf Hendrawan. Dari awal penjaringan tingkat ranting itu, ada sekitar 60 nama,” jelasnya.

Terpilihnya Riswadi, kata Rosul, tak lepas dari sejumlah prestasi, seperti kemenangan Pilgub 2013 dengan memperoleh 42,07 persen suara, kemenangan pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014 dengan memperoleh suara 68,84 persen suara. Juga pada Pileg 2014 dengan mendongkrak satu kursi. Yakni menjadi 11 kursi, sedangkan pada 2009, 10 kursi di DPRD Kabupaten Pekalongan.

“Termasuk juga penataan kantor DPC yang semakin cantik,” timpalnya.

Sementara itu, Riswadi menambahkan, dirinya siap memimpin kembali DPC PDIP Kabupaten Pekalongan. Dengan pemilihan musyawarah mufakat itu, menurut Riswadi merupakan bukti bahwa PDIP merupakan partai modern dan terbuka. Kepengurusan baru pun dibentuk dengan sebanyak 19 orang pengurus.

“Wakilnya ada 13 sesuai bidang masing-masing, sekretaris Pak Sumar Rosul, bendaharan Pak Kundarto. Kemudian terdapat kuota 30 persen untuk perempuan. Atau sebanyak enam orang,” jelasnya.

Dia juga mengapresiasi kepercayaan para kader PDIP dari tingkat desa hingga DPP yang kembali mempercayainya kembali memimpin PDIP Kabupaten Pekalongan. “Kalau dulu pemilihan kebanyakan voting, sekarang lebih mengedepankan musyawarah dan mufakat. Tentunya pengurus baru ini harus kerja keras, mengingat adanya kabar Pilkada Kabupaten Pekalongan 2015 ini,” imbuhnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *