Banyak Jalan dan Irigasi Rusak, Jadi Prioritas Pemkab

  • Whatsapp
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)

BATANG, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang memberikan prioritas untuk pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi pada tahun 2015 ini. Pasalnya, sekarang ini banyak jalan di kabupaten batang, baik itu jalan kabupaten/provinsi yang mengalami kerusakan parah. Jumlahnya mencapai 452 lebih.

Sementara itu untuk infrastruktur irigasi teknis kondisinya juga tidak jauh beda. Akibatnya, warga/petani tidak lagi mengandalkan irigasi teknis, tapi mengandalkan air hujan. Kondisi ini tentu sangat berpengaruh pada produksi pertanian.

Bacaan Lainnya

“Jalan Ahmad Yani , Sigandu dan Depok, kalau musim hujan sulit dilalui. Rusaknya jalan ini sudah lebih dari 5 tahu, tak ada perbaikan apa pun. Tapi justru pembangunan pasar dan Alun- Alun Batang, didahulukan,” ungkap Rozikin (47), warga Desa Depok, Kecamatan Batang, Selasa (10/3), saat ditemui di Jalan Desa Depok.

Menurutnya, sejak adanya banyak galian C liar, dan adanya proyek PLTU untuk pembangunan awal. Banyak jalan desa yang rusak, termasuk jalan raya yang menuju TPI Klidang Lor.

Hal serupa juga disampaikan oleh Pengurus Kelompok Tani Mekar Makmur, Kecamatan Limbung, Mashudi. Menurutnya, banyak sawah potensi produksi yang tidak dapat dikelola dengan baik, lantaran banyak irigasi yang telah rusak.

“Sawah di tepi sungai Limpung banyak tidak teraliri. Sehingga hanya mengandalkan air hujan. Karena irigasi dari air sungai ke sawah rusak. Saya harap irigasi juga diperhatikan,. Tidak hanya Pasar Batang yang dibangun,” ujar Mashudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Pengelolaan Sumber Daya Air (DBMSDA), Kabupaten Batang, Ketut Mariadji , Selasa (10/3), menandaskan, Pemda Batang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 23 miliar, untuk perbaikan jalan dan pengairan.

Menurutnya anggaran ini khusus digunakan pada perbaikan jalan dan irigasi, yang bersumber dari pos Bantuan Gubernur.

“Untuk menopang pembangunan Pasar Batang tahun 2015 dan 2016, seluruh SKPD  mengalami pemangkasan anggaran. Khusus Bina Marga, pengurangannya bahkan lebih dari 50%. Dari Rp 100 miliar lebih pada tahun lalu, tahun ini hanya sekitar Rp 50 miliar yang dialokasikan APBD. Untung ada anggaran bantuan Gubernur sekitar Rp 23 miliar, untuk perbaikan jalan dan irigasi,”. tandas Ketut Mariadji

Disampaikannya, Pemprov Jateng saat ini tengah memberikan perhatian lebih, terhadap pembangunan infrastruktur jalan. Khususnya untuk jalur perbatasan yang menghubungkan dua kabupaten.

Menurutnya, salah satunya pembangunan jalan Bandar-Batur yang rusak, tahun 2015 juga akan diperbaiki dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar.

“Beberapa proyek jalan lain yang akan diperbaiki antara lain, JalanYos Sudarso, Jalan. Depok, serta empat proyek jalan senilai masing-masing Rp 1 miliar. Demikian juga Jalan Bandar-Tombo, Jalan Sendang-Batiombo, Jalan Batiombo-Wonosegoro, dan Jalan Sodong-Gringgingsari, akan diperbaiki tahun 2015 ini.” tegas Ketut Mariadji.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *