Pemuda Harus Berpegang Empat Pilar

  • Whatsapp
DIBAHAS DEWAN : Keberadaan warung di PAI menjadi bahasan Rapat Komisi III DPRD Kota Tegal, beberapa waktu lalu.
DIBAHAS DEWAN : Keberadaan warung di PAI menjadi bahasan Rapat Komisi III DPRD Kota Tegal, beberapa waktu lalu.
Gd.Kantor Gubernur dan Gd Berlian/ DPRD Jateng, foto: www.budiono.heck.in
Gd.Kantor Gubernur dan Gd Berlian/ DPRD Jateng, foto: www.budiono.heck.in

UNGARAN, Jowonews.com – Wakil Ketua DPR RI, Agus Hermanto mengingatkan agar pemuda tetap berpegang pada ideologi Pancasila serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan yang tertuang dalam empat pilar kebangsaan. Yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika.

“Empat nilai-nilai kebangsaan ini wajib dipahami serta diamalan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Agus Hermanto dihadapan masyarakat dan tokoh pendidikan dalam sosialisasi empat pilar di Kebun Raja, Ungaran, kemarin.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, diperlukan generasi muda yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan. Hal ini untuk menjaga keutuhan kesatauan bangsa Indonesia. Pasalnya saat ini tidak sedikit elemen bangsa yang salah kaprah menyalahkan negara ini. Karena berbagai persoalan serius yang terjadi seperti konflik, kasus korupsi dan lain-lain.

“Sekarang diperlukan strategi dalam peningkatan pemahaman konsep kebangsaan bagi generasi muda. Terutama bagi pendidikan kewarganegaraan yang mulai berkurang implementasinya,” kata Agus.

Dalam kesempatan tersebut, selain menyosialisasikan tentang empar pilar kebangsaan, Agus Hermanto juga memanfaatkan untuk silaturahmi serta menyerap aspirasi dari sejumlah tokoh masyarakat. Saat dilangsungkan dialog, salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan perlunya pendidikan berwawasan kebangsaan bagi generasi muda. “Sosialisasi semacam ini sangat tepat dilakukan dan harus terus dilakukan bagi masa-masa mendatang,” katanya.

Terpisah, Lucia, warga Bandungan mengaku sangat mengapresiasi perihal sosialisasi wawasan kehidupan berbangsa dan bernegara. “Nilai-nilai kebangsaan ini hampir luntur di generasi muda. Memang perlu adanya kegiatan sosialisasi dan kegiatan peningkatan kesadaran berbangsa dan bernegara,” ujar Lucia. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *