Kekayaan Ganjar Hanya Tambah Rp 721 Juta Dalam Setahun

  • Whatsapp
image
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo memasang Tambahan Berita Negara RI tanggal 22 Juli 2014 No.58, yang dikeluarkan oleh KPK.

SEMARANG, Jowonews.com – Dalam satu tahun harta kekayaan Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo hanya naik Rp 721.314.080,00. Pada 4 Juli 2014 kekayaan Ganjar  Rp 3.793.595.672,00 sedang laporan sebelumnya pada 11 Maret 2013 total harta kekayaan Ganjar Pranowo Rp 3.072.281.592,00.

Hal itu terungkap dalam Tambahan Berita Negara RI tanggal 22 Juli 2014 No.58, yang dikeluarkan oleh KPK. Dimana berita negara itu Jumat (13/3) ditempelkan oleh Ganjar Pranowo di depan ruang kerjanya, usai ketemu Kepala BPK RI Perwakilan Jateng Hery Subowo.

Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang ditempelkan itu, merupakan perubahab atas Laporan Harta Kekayaan yang dilaporkan sebelumnya oleh Ganjar Pranowo.

Dalam berita negara itu disampaikan bahwa, melalui pengumuman itu, maka penyelenggara negara telah memenuhi kewajiban mengumumkan harta kekayaan sesuai denga ketentuan UU RI No.28.199n9 tentang Penyelenggara Negara yg Bersih dan Bebas KKN.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dilaporkan ke KPK oleh Ganjar Pranowo tanggal 11 Maret 2014 dengan regristrasi Nomor Harta Kekayaan (NHK):35301.

Kenaikan harta kekayaan Ganjar yang hanya Rp 721 juta itu terdiri harta tidak bergerak yang pada 11 Maret 2013 Rp 983.929.000, pada 4 Juli 2014 menjadi Rp 1.044.185.000.

Harta tidak bergerak milik Ganjar terdiri dari 10 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor dan Purbalingga. Sebelumnya nilainya Rp 983.929.000, pada 4 Juli 2014 menjadi 1.044.185.000,00.

Sedangkan harta bergerak Ganjar terdiri alat transportasi dan mesin lainnya. Antaralain mobil Nissan Grand Livina, Mitsubishi Pajero, Sepeda Motor Honda Astrea, mobil Nissan Teana dan Honda Freed. Pada Maret 2013 Rp 864 juta, pada 4 Juli 2014 menjadi Rp 874.775.000,00.

Sedangkan harta bergerak lainnya, terdiri logam mulia dari hasil diri sendiri dan warisan, batu mulia dll tahun 2013 Rp 188.521.750,00, pada 4 Juli 2014 jadi Rp 229.361.750,00.

Ganjar Pranowo juga memiliki Giro dan setara kas lainnya. 2013 Rp 1.047.310.779,00. Pada Juli 2014 meningkat jadi 1.635.664.922,00. Ada pula piutang dari 2013 Rp 6.520.000,00 pada Juli 2014 meningkat jadi Rp 9.609.000,00.

Ganjar Pranowo dari LHKPN yang dilaporkan tidak ada hutang sama sekali. Sehingga totalnya harta Ganjar Pranowo dari 11 Maret 2013 yang dilaporkan Rp 3.072.281.529,00, pada 4 Juli 2014 naik menjadi Rp 3.793.595.672,00 atau naik Rp 721.314.080,00.

Kepala BPK RI Jateng Hery Subowo saat dikonfirmasi wartawan menyambut baik apa yang dilakukan Gubernur Jateng mengumumkan LHKPN miliknya. “Itu contoh yang bagus dalam tata kelola keuangan negara. Apa yang dilakukan Ganjar merupakan bentuk tanggungjawab pejabat publik,”katanya.(Udi)
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Setahun Kekayaan Ganjar Hanya Tambah Rp 721 Juta
SEMARANG – Harta kekayaan Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo dalam 1 tahun hanya naik Rp 721.314.080,00. Saat dilaporkan 11 Maret 2013 total harta kekayaan Ganjar Pranowo Rp 3.072.281.592,00 dan pada 4 Juli 2014 menjadi Rp 3.793.595.672,00.

Hal itu terungkap dalam Tambahan Berita Negara RI tanggal 22 Juli 2014 No.58, yang dikeluarkan oleh KPK. Dimana berita negara itu Jumat (13/3) ditempelkan oleh Ganjar Pranowo di depan ruang kerjanya, usai ketemu Kepala BPK RI Perwakilan Jateng Hery Subowo.

Pengumuman Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang ditempelkan itu, merupakan perubahab atas Laporan Harta Kekayaan yang dilaporkan sebelumnya oleh Ganjar Pranowo.

Dalam berita negara itu disampaikan bahwa, melalui pengumuman itu, maka penyelenggara negara telah memenuhi kewajiban mengumumkan harta kekayaan sesuai denga ketentuan UU RI No.28.199n9 tentang Penyelenggara Negara yg Bersih dan Bebas KKN.

Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dilaporkan ke KPK oleh Ganjar Pranowo tanggal 11 Maret 2014 dengan regristrasi Nomor Harta Kekayaan (NHK):35301.

Kenaikan harta kekayaan Ganjar yang hanya Rp 721 juta itu terdiri harta tidak bergerak yang pada 11 Maret 2013 Rp 983.929.000, pada 4 Juli 2014 menjadi Rp 1.044.185.000.

Harta tidak bergerak milik Ganjar terdiri dari 10 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bogor dan Purbalingga. Sebelumnya nilainya Rp 983.929.000, pada 4 Juli 2014 menjadi 1.044.185.000,00.

Sedangkan harta bergerak Ganjar terdiri alat transportasi dan mesin lainnya. Antaralain mobil Nissan Grand Livina, Mitsubishi Pajero, Sepeda Motor Honda Astrea, mobil Nissan Teana dan Honda Freed. Pada Maret 2013 Rp 864 juta, pada 4 Juli 2014 menjadi Rp 874.775.000,00.

Sedangkan harta bergerak lainnya, terdiri logam mulia dari hasil diri sendiri dan warisan, batu mulia dll tahun 2013 Rp 188.521.750,00, pada 4 Juli 2014 jadi Rp 229.361.750,00.

Ganjar Pranowo juga memiliki Giro dan setara kas lainnya. 2013 Rp 1.047.310.779,00. Pada Juli 2014 meningkat jadi 1.635.664.922,00. Ada pula piutang dari 2013 Rp 6.520.000,00 pada Juli 2014 meningkat jadi Rp 9.609.000,00.

Ganjar Pranowo dari LHKPN yang dilaporkan tidak ada hutang sama sekali. Sehingga totalnya harta Ganjar Pranowo dari 11 Maret 2013 yang dilaporkan Rp 3.072.281.529,00, pada 4 Juli 2014 naik menjadi Rp 3.793.595.672,00 atau naik Rp 721.314.080,00.

Kepala BPK RI Jateng Hery Subowo saat dikonfirmasi wartawan menyambut baik apa yang dilakukan Gubernur Jateng mengumumkan LHKPN miliknya. “Itu contoh yang bagus dalam tata kelola keuangan negara. Apa yang dilakukan Ganjar merupakan bentuk tanggungjawab pejabat publik,”katanya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *