Akhirnya Selokan Maut Jensud Salatiga Ditutup

  • Whatsapp
image
Ilustrasi

SALATIGA, Jowonews.com ­ Dinas Bina Marga Kota Salatiga akhirnya menutup selokan yang ada di tengah Jalan Jenderal Sudirman, persisnya di depan Sate Kambing Kantil, Salatiga. Penutupan itu menyusul tewasnya pengendara yang jatuh dan tertabrak motor, setelah terperosok di selokan tersebut.

Dari pengamatan Jateng Pos, penutupan selokan ini melibatkan alat berat dan sejumlah pekerja. Sebelum menutup, mereka terlebih dahulu mencopot besi penutup selokan. Akibat penutupan selokan itu, jalan bagian tengah di sekitar lokasi tidak bisa dipakai.

Diketahui, proyek selokan di tengah Jalan Jenderal Sudirman, dikerjakan tahun 2012 oleh Dinas Cipkataru. Proyek itu bagian dari pembuatan gorong­gorong untuk mengatasi banjir di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.

Selokan itu ditutup dengan baja besi. Namun lambat laun, baut besi itu aus atau hilang. Sehingga besi penutup selokan labil. Bila dilintasi kendaraan akan berbunyi.

“Dulu memang kami yang mengerjakan. Setelah selesai kami serahkan ke Bina Marga selaku pemelihara. Jadi sekarang yang manangani Bina Marga,” ujar Kabid Cipta Karya Dinas Cipkataru Salatiga, Beni Kisworo, kemarin.

Penutupan selokan di tengah jalan utama ini mendapat tanggapan psotif dari masyarakat. Agus (35), salah seorang warga yang sering melintas di jalan itu menyatakan setuju bila selokan ditutup.”Karena kalau tidak ditutup bisa berbahaya. Besi itu licin bila kena hujan. Selain itu juga membuat pengendara tidak nyaman. Ketika melintas di lokasi itu, besinya menimbulkan suara yang keras,” katanya.

Sebelumnya Walikota Salatiga Yuliyanto dalam dialog interaktifnya dengan masyarakat, sempat mendapat pertanyaan tentang selokan Jalan Jendsud yang memakan korban. Saat itu Walikota mengatakan turut prihatin dan akan memerintahkan SKPD terkait untuk menutup/memperbaiki (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *