Konflik DPC Solo Belum Selesai, Konferda DPD PDIP Diundur

  • Whatsapp

image

SEMARANG,Jowonews.com – Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Jateng mundur. Hal itu dikarenakan instruksi DPP yang menginginkan DPD PDIP mengikuti Konferda secara bulat dan utuh melibatkan 35 Dewan Pimpinan Cabang (DPC).

Problematika DPC PDIP Solo, diharapkan selesai dengan diberikannya waktu pengunduran pelaksanaan Konferda. Mestinya, Konferda DPD PDIP Jateng dilaksanakan Sabtu (14/3) kemarin.

Sekretaris Jendral (Sekjen) DPD PDIP Jateng Agustina Wilujeng megatakan, DPD PDIP Jateng merupakan parameter PDIP secara nasional. Pengunduran jadwal Konferda semestinya digunakan DPC untuk segera melaksanakan Konferensi Cabang (Konfercab) sehingga bisa melaksanakan Konferda.

“Betul, diundur jadi tanggal 19 (Maret). Kita lebih lega kalau diundur, persiapannya lebih panjang dan 35 kabupaten/kota bisa tercapai ikut. Jawa Tengah harus bulat karena kita ini parameter PDIP secara nasional, makanya kami harus bulat,” ungkap anggota DPR RI itu saat dihubungi, Jumat (13/3) kemarin.

Dijelaskan Agustina, ada lima DPC yang dimungkinkan masih bisa mengikuti Konferda meski belum Konfercab. Pertama, Kabupaten Karanganyar dan Tegal diharapkan segera mendapatkan rekomendasi dari DPP terkait Ketua DPC yang sempat mengalami deadlock.

 Sementara, Kabupaten Sukoharjo yang Ketua DPC-nya tengah umroh, diharapkan bisa kembali pada Selasa (17/3), sehingga bisa melaksanakan Konfercab sebelum Kamis (19/3). “Ternyata, beberapa ketua PAC (Pengurus Anak Cabang) di Sukoharjo juga umroh,” timpal Agustina.

Khusus untuk DPC Surakarta (Solo), Agustina berharap komunikasi yang baik bisa berjalan antara DPD dan DPC Solo. Pihaknya mengaku mediasi dengan DPC Solo sudah dilakukan sejal awal Maret untuk memberikan rekomendasi pada dua PAC yang menemui jalan buntu. Agustina mengharapkan tak ada gesekan yang berarti lantaran Pilkada sudah di depan mata.

“Kita ini kan keluarga besar PDIP, jadi kalau ada yang tidak setuju maka sebaiknya dikomunikasikan. Berkali-kali dibuatkan rekomendasi, dia (Ketua DPC Solo Hadi Rudyatmoko-red) tidak setuju kemudian kita rapat. Kemudian tidak setuju lagi, kita minta untuk mengusulkan rapat lagi. Namanya musyawarah,” klaim Agustina.

Hal serupa dikemukakan Ketua DPD PDIP Jateng Heru Sudjatmoko. Meski syarat pelaksanaan Konferda yakni harus sudah Konfercab 2/3 dari 35 DPC, atau setidaknya 24 DPC sudah Konfercab, maka bisa terlaksana. Namun, bukan masalah kuorum yang diinginkan Wakil Gubernur Jateng itu, melainkan kebulatan dan kekeluargaan bersama.

“Mudah-mudahan tidak hanya 30 DPC, tapi 35 DPC. Saya belum tahu apakah Bu Mega (Ketua Umum DPP PDIP-red) akan datang. Namun dari DPP kemungkinan yang hadir adalah Pak Idam Samawi, Pak Djarot Saiful Hidayat, Bambang Wuryanto dan lain-lain. Mungkin tidak hanya itu,” jelasnya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *