Sikap DPRD Pati Dikeluhkan Peserta Musrembang

  • Whatsapp


PATI, Jowonews.com – Sebagai forum kelanjutan dari Forum SKPD yang telah dilakukan 9-14 Maret 2015 lalu, Musrenbang menjadi forum harapan bagi para pewakilan desa, kecamatan, SKPD dan LSM untuk menentukan program-program penting yang harus dilakukan untuk tahun 2016 mendatang. Namun, tampaknya forum Musrenbang  ini tidak tampak terlalu penting bagi perwakilan DPRD yang diundang untuk menghadiri Musrenbang  yang digelar di Pendopo Kabupaten Pati. Perwakilan dari LSM Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan dan Pengembangan Tayu, SJ Soelhadi mengaku merasa kecewa melihat sikap para anggota DPRD yang mayoritas datang terlambat dalam acara Musrenbang RKPD itu. “Saya kecewa dengan sikap para anggota dewan yang terkesan tidak menghargai forum. Mereka datang terlambat dan pulang cepat. Jam 1 siang sudah pamit pulang padahal acara musrebang ini selesai sore hari,” keluhnya di Pendopo  (18/3).
Bagi Soelhadi, anggota dewan seharusnya datang tepat waktu dan mengikuti kegiatan Musrenbang hingga penghujung acara. “Mereka kan perwakilan rakyat, seharusnya mereka mengikuti acara dari awal sampai akhir sehingga mereka tahu kebutuhan rakyat. Bukannya datang terlambat dan pulang cepat. Ini membuktikan mereka hanya setengah-setengah menyerap aspirasi rakyat,” terangnya.
Senada dengan Soelhadi, delegasi dari Kecamatan Tlogowungu yang tidak ingin disebutkan namanya, mengaku geram dengan sikap anggota dewan. “Menurut saya, tanpa anggota dewan hadir di sini pun tak ada pengaruhnya apapun. Mereka datang hanya untuk mengkritisi SKPD lalu pulang. Tidak memberikan solusi atau menyerap aspirasi rakyat secara utuh,” jelasnya.
Dirinya memang berharap agar anggota dewan mau hadir penuh dalam kegiatan Musrenbang RKPD yang diselenggarakan. “Sebagai perwakilan rakyat, mereka seharusnya mau turut mendengarkan keluh kesah kami hingga tuntas seperti perwakilan dari SKPD. Bukannya, hanya datang sekadar untuk mengkritisi SKPD dengan maksud tertentu berdasarkan kepentingan kelompoknya lalu pulang sebelum forum selesai,” ungkapnya.
Sebagai salah satu anggota dewan yang hadir dalam forum Musrenbang, Endah Sri Wahyuningati,  anggota DPRD ini mengaku dirinya memang baru datang saat acara sudah mulai secara seremonial. “Saya memang baru datang di forum saat acara seremonialnya sudah dimulai tapi bukan berarti tidak ada alasan,” ujarnya.
Dia mengaku keterlambatannya dan keputusannya untuk meninggalkan forum sebelum acara selesai karena dia memiliki tiga agenda di hari yang sama. “Selain datang ke rapat ini, saya ada kegiatan rias dan mengurus orang sakit di Semarang,” akunya.
Dia beralasan, sebagai anggota dewan, masyarakat selalu menokohkan diri mereka sehingga mau tak mau mereka harus menghadiri undangan dan permintaan tolong dari masyarakat. “Saya berusaha membagi-bagi waktu dan sebelum pulang saya berusaha menjelaskan ke forum,” tuturnya.
Berdasarkan pengamatannya, dirinya adalah undangan dari unsur  dewan terakhir yang masih tetap bertahan di forum Musrenbang . “Yang terakhir pulang adalah saya dan Pak Rusydi. Hari ini yang hadir rata-rata anggota dewan yang baru. Anggota dewan lama yang hadir hanya saya dan Pak Muhammadun,” pungkasnya.(JN04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *