Perbaikan Infrastuktur Boyolali: Enam Jalan Telan Rp 10,3 M

  • Whatsapp
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)
Jalan berlubang di Jateng. (Foto : IST)

BOYOLALI, Jowonews.com – Sebanyak enam ruas jalan yang mengalami kerusakan berat, dipastikan akan diperbaiki tahun ini. Dana perbaikan jalan tersebut sudah dianggarkan di APBD 2015 dan saat ini memasuki tahap persiapan lelang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU-ESDM) Boyolali, M Qodri, mengatakan ruas jalan yang akan diperbaiki tersebut antara lain jalan Juwangi – Gadoh senilai Rp 975 juta, Ketitang – Donohudan Rp 2,2 miliar, ruas Simo – Kalioso sebanyak Rp 1,9 miliar dan ruas Cepresan – Kemusu senilai Rp 2,2 miliar. Kemudian Kali Telawah – Juwangi Rp 1,7 miliar dan Ngrancah, Musuk Rp 1,4 miliar.

Bacaan Lainnya

Total Rp 10,375 miliar untuk perbaikan enam ruas jalan tersebut. Ruas jalan itu mendapat prioritas karena kerusakan dinilai parah. Menurut Qodri, jalan tersebut diperbaiki menggunakan sistem rigid atau beton semen. Hal ini disebabkan lokasi jalan yang akan diperbaiki merupakan tanah labil.

Jika hanya menggunakan lapisan aspal dipastikan tidak awet. “Apalagi yang melewati kendaraan dengan beban berat, muatannya melebihi tonase. Kalau hanya aspal biasa tidak akan awet,” katanya kepada wartawan kemarin.
Hanya saja, jelas dia, perbaikan jalan menggunakan sistem cor beton ini membutuhkan anggaran lebih besar dibandingkan aspal. Sebagai perbandingan, jika menggunakan lapisan aspal maka setiap 1 km membutuhkan biaya Rp 1 miliar.

Namun jika menggunakan rigid dibutuhkan biaya Rp 1,7 miliar hingga Rp 2 miliar untuk jarak dan lebar yang sama. “Itu untuk lebar jalan 4 meter,” terangnya.  Proyek perbaikan jalan itu, saat ini masih dalam proses lelang. (JN01)

Editor : Iwud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *