PDIP Kendal Gandeng Hanura dan Nasdem

  • Whatsapp
widya daftar cabup kendal. (Foto : JN09)

widya daftar cabup kendal. (Foto : JN09)KENDAL, Jowonews.com—PDIP Kendal tak tinggal diam dengan ancaman dari koalisi sejumlah partai politik (parpol) yang akan mengepungnya. Pasalnya, kini sejumlah parpol mulai mendekati partai berlambang banteng moncong putih tersebut dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Kendal.

Pengurus DPC PDIP Kendal, Prapto Utono mengaku partainya sudah ada dua partai yang siap untuk diajak berkoalisi dalam Pilkada Kendal 2015. Dua partai tersbut adalah Partai Hanura dan Partai Nasdem.

Bacaan Lainnya

“Sementara baru dua parpol itu yang sudah mendekati kami. Koalisi ini setelah mendapatkan instruksi dari pusat. Pengurus pusat kedua parpol tersebut berkehendak berjuang bersama PDIP,” ujarnya, Selasa (24/3).

Partai Hanura sendiri sebelumnya dikabarkan bertekad akan bergabung denan Koalisi Kendal Beribadat (KKB) untuk melawan Koalisi Kendal Hebat (KKH) yang hanya beranggotakan PDIP dan Partai Nasdem saja.

Meski sejauh ini baru dua partai, ia masih membuka peluang dan secara aktif juga akan melobi partai lain untuk mendukung PDIP dalam Pilkada Kendal. Tentunya untuk memperoleh simpatisan dan dukungan pasangan calon yang akan diusung PDIP nantinya. “Kami tetap optimis meskipun lawan yang akan dihadapi memiliki kekuatan besar,” akunya.

Prapto membeber, jika sebenarnya partai yang bersebrangan arah dan membentuk koalisi untuk melawan PDIP, bukanlah lantaran faktor penganjal bagi partainya untuk mememangkan Pilkada. Parpol-parpol sudah tidak suka dengan pasangan calon yang akan diusung PDIP.

Tapi apapun kondisinya, PDIP tetap optimis dan siap untuk maju baik sendiri maupun koalisi dengan parpol lain. “Siapapun nantinya dapat rekomendasi dari DPP PDIP untuk maju sebagai calon Bupati dari PDIP, para kader siap membela, mengamankan dan memenagkannya,” paparnya.

Sejauh ini sudah ada dua nama yang terdaftar sebagai bakal calon bupati dari PDIP yakni Widya Kandi Susanti (Ketua DPC PDIP Kabupaten Kendal sekaligus incumbent) dan Lestaryono (Ketua PAC PDIP Kecamatan Weleri).

Sedangkan itu juga sudah mempersiapkan pasangan calon wakil bupati, yakni Sri Supriyati (Kader PDIP), Bambang Utoro (Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Kendal), dan Sapawi (Ketua DPC Nasdem Kecamatan Kendal).

Namun siapa pasangan calon yang akan dipersunting masih menunggu legitimasi dari DPP PDIP. Sebab, disyaratkan untuk maju sebagai calon bupati harus mendapatkan persetujuan dari pusat  yang dibuktikan dengan surat keterangan (SK). “saat ini kami menunggu rekomendasi dari DPP,” imbuhnya.

Pengamat Politik, Kartiko Nursapto, menyampaikan bahwa kondisi politik masih dimungkinkan terjadi perubahan. Sebab saat ini masih tahap penjajakan, dimana masing-masing partai untuk menentukan arah koalisi.

Yakni parpol masih menimbang dan mencari peluang yang menguntungkan bagi parpolnya masing-masing. “Politik memang penuh kepentingan. Hari ini kawan, besok bisa menjadi musuh, begitu sebaliknya. Meskipun hak suara untuk memilih sebenarnya diserahkan kepada rakyat untuk menilai pasangan calon,” kata dia.

Makanya, ia meminta agar rakyat jangan melihat partai atau koalisi partai. Rakyat saat ini harus pandai menangkap fenomena politik. Sebab, rakyat adalah bagian penting dalam proses demokrasi di negeri ini. Yakni jangan melihat partai yang mengusung, melainkan calon yang dinilai memiliki kekuatan untuk merubah Kendal lebih baik.

“Lagi-lagi kalau rakyat masih bisa dibeli dengan uang, maka Kendal akan tetap sama saja. Siapapun nanti yang akan dipilih dan terpilih, harus dari proses yang bersih,” tandasnya. (JN01)

Editor : Iwud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *