Pekalongan Akan Bangun Jembatan Suramadu

  • Whatsapp
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)
Bupati Pekalongan Amat Antono. (Foto : IST)

KAJEN, Jowonews.com – Sejumlah agenda besar pembangunan di Kabupaten Pekalongan bakal mulai dikerjakan pada 2015. Seperti pembangunan Jembatan Surabayan-Madukaran (Suramadu), titik nol kilometer dan green office.

Hal itu terungkap dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) Kabupaten Pekalongan 2015 di Aula Lantai 1 Setda, Selasa (24/3).

Bacaan Lainnya

Bupati Pekalongan Amat Antono mengatakan, jembatan Suramadu Pekalongan dibangun mulai April 2015. Pembangunan jembatan dengan nilai Rp 26 Miliar tersebut direncanakan selesai pasa Desember 2015.

Penataan lingkungan perkantoran di lingkungan Pemkab Pekalongan di Alun-alun Kajen juga bakal dilakukan dengan program Green Office. Kata Antono, wilayah perkantoran nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas umum termasuk bagi para penyandang cacat.

“Selain itu juga titik Nol Kilometer yang akan dijadikan ‘tetenger’ (penanda) pusat kota Kajen,” terangnya.

Dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), pihak DPRD serta para asisten dan staf ahli Bupati dan kepala SKPD tersebut, Antono juga menyinggung terkait dana Pilkada. Ditegaskannya, aspek anggaran pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Pekalongan tidak ada masalah.

“Pelaksanaan Pilkada terkait anggaran tidak ada masalah, karena secepatnya akan dilakukan pencermatan anggaran pada pos yang tidak mengganggu pelayanan masyarakat,” ujarnya.

Terkait akan terjadi peralihan kepemimpinan lantaran akan dilaksanakannya Pilkada pada 9 Desember 2015, Antono mengingatkan agar para peserta Musrenbang tidak terlena. Sebab, masih banyak hal yang harus diperbaiki seperti Angka Kematian Ibu (AKI) melahirkan yang masih tinggi, prestasi bidang pendidikan yang belum memuaskan serta ancaman ISIS yang juga harus diwaspadai.

Kepala Bappeda Kabupaten Pekalongan, Bambang Irianto menambahkan, Musrenbang yang dihadiri sekira 275 peserta itu bertujuan untuk menyusun Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) agar selaras dengan program pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pusat.

“Musrenbang ini (tingkat kabupaten), telah diawali dengan Musrenbang tingkat desa pada 13 – 31 Januari 2015, tingkat kecamatan pada 9 -16 Februari 2015 dan Musrenbang forum SKPD pada 2 – 4 Maret 2015,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten  Pekalongan, Hindun mengatakan, pokok-pokok pikiran DPRD untuk pembangunan tahun 2016, diantaranya di bidang pemerintahan, perekonomian, dan kesejahteraan rakyat.

“Kami berharap, Pemkab dapat mengimplementasikan program pembangunan tahun ke-5 dan mengakomodir kebijakan tahun ke-1 sampai ke-4. Itu akan terwujud dengan kerja keras dan kerjasama yang baik dari semua elemen pembangunan,” kata dia.

Acara yang juga diikuti oleh delegasi dari 19 kecamatan, para pimpinan Parpol, LSM, dan LPM, organisasi profesi dan asosiasi, serta perwakilan instansi vertikal dan BUMD tersebut kemudian dilanjutkan dengan dialog yang menghadirkan narasumber Bupati Pekalongan, Ketua DPRD Kab. Pekalongan, Kepala Bappeda Kab. Pekalongan, dan dimoderatori oleh Rektor Universitas Pekalongan, Drs. Suryani, SH. M.Hum. (JN01)

Editor : Iwud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *