Dua Ribu Pedagang Resmi Tempati Pasar Sementara          

  • Whatsapp
Pasar Weleri Kendal foto: pnoramio.com
Pasar Weleri Kendal foto: pnoramio.com
Pasar Weleri Kendal foto: pnoramio.com

BATANG, Jowonews.com- Meski kondisi Pasar Sementara di Kelurahan Kauman, Jalan Sutomo, Kecamatan/Kabupaten Batang, jauh dari layak dari sebuah pasar, karena minimnya fasilitas umum yang ada. Rabu (25/3) siang kemarin, Pasar Sementara tersebut tetap diresmikan Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, dengan acara tasyakuran makan bersama ribuan pedagang.

 Dari 2236 lapak yang ada di Pasar Sementara, baru 1500 pedagang yang menempati lapaknya, sisanya sebagian masih kosong atau disewakan kepada pedagang disebelahnya. Sehingga Pasar Sementara yang sudah kumuh dan kotor, semakin semrawut karena penataan pasar yang tidak baik.

Bacaan Lainnya

 Kartinah,42, warga Dukuh Pesalakan, Kelurahan Proyonanggan, Kecamatan Batang, pedagang ikan segar di Blok I, mengungkapkan bahwa dirinya sangat kesulitan setiap kali membutuhkan air, yang digunakan untuk mencuci ikan.

 Menurutnya air dan listrik, adalah fasilitas penting harus dipenuhi dahulu, sebelum Pasar Sementara diresmikan.

 “Kalau air dan listrik memang ada, tapi airnya sangat terbatas dan listrik sering mati. Harusnya persediaan air melimpah, karena hampir semua pedagang butuh,” ungkap Kartinah yang sempat emosi.

 Demikian juga dengan Sobirin,pedagang ayam potong, yang mengeluhkan minimnya persediaan MCK. Sehingga dirinya harus antri cukup lama, setiap kali menggunakan sarana MCK.

 “Sebetulnya MCK ada lebih dari satu, hanya letaknya berjauhan dan hanya satu yang bisa digunakan,” kata Sobirin.

 Sementara itu, Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, mengatakan Pemerintah Kabupaten Batang sudah bekerja semaksimal mungkin, yang terbaik untuk mensukseskan pembangunan pasar dari proses pemindahan, hingga pembangunan, agar berjalan sesuai jadwal selesai dengan sukses tanpa ekses.

 Menurutnya walaupun sudah bekerja maksimal dan sebaik mungkin, akan tetapi masih ada kekurangan. Sehingga banyak harapan dan keinginan pedagang yang belum bisa terpenuhi.

 “Percaya niatan kami tulus untuk yang terbaik bagi rakyat Batang, apabila ada yang kurang pas jangan mudah terprofokasi oleh oarang luar, tanyakan langsung kepada Dinas Perdaganag yang membuka kantornya di pasar sementara ini,” jelas Yoyok.                                                      

Yoyok juga menegaskan, bahwa pemerintah akan melaksanakan pembangunan pasar, sebaik mungkin sesuai dengan aturan. Menurutnya pembangunan Pasar Batang untuk dikawal bersama, agar semuanya berjalan sesuai jadwal,  karena ada saja orang yang tidak suka dengan pembangunan Pasar Batang tersebut.

 

“Mari pembangunan Pasar Batang dengan anggaran Rp 75 miliar, yang rencana pembangunan selama 2 tahun, kita kawal dan kita awasi bersama, agar bisa berjalan sesuai jadwal dan harapan,” tegas Bupati Yoyok.

 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Batang, Yoyok Rio Sudibyo, melepas Ayam jago kearah Pedagang, sebagai simbol terima kasih kepada  Pedagang karena proses pemindahan pasar sementara berlangsung aman dan kondusif. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *