Pemkab Rencanakan Tambah Puskesmas

  • Whatsapp

bupati-kendal-widya-kandi-susantiKENDAL, Jowonews.com—Pemkab Kendal berencana akan membangun ruang rawat inap di Puskesmas-puskemas. Selain itu juga akan menambah jumlah puskemas yang ada di 20 kecamatan yang ada di Kendal.

“Jumlah puskesmas di Kendal ini ada 30, kami akan tambah lagi jumlahnya sehingga mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, juga akan menambah ruang rawat inap di puskesmas yang belum memiliki ruang rawat inap,” ujar Bupati Kendal, Widya Kandi Susanti disela Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kendal 2015, Rabu (25/3).

Bacaan Lainnya

Sejauh ini baru ada 10 puskesmas yang menyediakan ruang rawat inap. Jumlah tersebut menuruntya kurang, sehingga kedepan 30 puskesmas yang ada akan ditambah dengan ruang rawat inap dan penambahan fasilitas lainnya.

“Perbaikan pelayanan kesehatan kepada masyaraat juga akan diperbaiki dengan penambahan ruang rawat inap di RSUD Dr Soewondo Kendal. Sehingga masyarakat berobat bisa segera ditangani,” akunya.

Bupati Widya menambahkan, selain fokus pada kesehatan juga pada peningkatan mutu kualitas pendidikan di Kendal. Yakni sesuai Gerakan Kendal Cerdas yang diusungnya ia menyukseskan wajib belajar (wajar) 12 tahun. Caranya dengan pemantauan kepada peserta didik agar tidak ada anak putus sekolah.

“Tidak hanya wajar 12 tahun, tapi kami sudah mewacanakan wajar 14 tahun. Yakni dengan rencana pembangunan Akademi Komunitas dengan lulusa Diploma II (DII). Dengan jurusan pertanian, pelayaran dan perikanan. Sehingga Gerakan Kendal Cerdas tidak hanya wacana saja,”  tandasnya.

Dibidang ekonomi disampaikan Widya, 2016 mendatang akan dikembangkan potensi ekonomi daerah dengan mendorong masyarakat bermitra usaha. Target terbesar menurutnya adalah menyukseskan Kawasan Industri Kendal (KIK). Sebab KIK menurutnya akan menyerap tenaga di Kendal.

Disamping itu juga akan mempertahankan lahan pertanian pangan berkelanjutan dan menciptakan serta mendorong wira usahawan muda. Yakni mengembangan UMKM dan usaha-usaha mikro di Kendal yang berpotensi untuk dipasarkan di luar daerah.

Sedangkan Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Tavip Purnomo menyampaikan proyeksi kemampuan keuangan daerah Kabupaten Kendal tahun 2016.

Dijelaskan bahwa untuk PAD pada lima tahun terakhir ini trennya mengalami peningkatan. Misalnya pada tahun 2014 PAD mencapai Rp 155, 567 miliar dan total APBD nya 1, 456 triliun. PAD tahun 2015 sebesar Rp 171, 288mliar total APBD nya 1,578 triliun. “Sedangkan 2016 ditargetkan PAD Kendal bisa mencapai angka Rp 191, 477 miliar dari todal APBD 1, 598 triliun,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *