Pilkada Jateng: Parpol Kerepotan Siapkan Calon di Lima Daerah

  • Whatsapp
bendera partaio peserta pemilu
bendera partaio peserta pemilu
bendera partaio peserta pemilu

SEMARANG, Jowonews.com – Sejumlah partai politik di Jawa Tengah merasa kerepotan menyiapkan calon kepala daerah di lima kabupaten yang hendak melaksanakan Pilkada 2015. Sebab, Pilkada di lima daerah itu skenario awalnya akan dilaksanakan pada  2018, namun dalam perjalannya adalah diikutsertakan dalam Pilkada serentak 2015.

Lima daerah itu adalah Pemalang, Grobogan, Demak, Sragen, dan Kabupaten Pekalongan. Lima daerah itu akhir masa jabatan (AMJ) kepala daerahnya pada semester pertama 2016.

Bacaan Lainnya

Ketua tim Pemenangan Pemilu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jateng, Hadi Santoso menyatakan, yang menjadi kendala dengan diikutsertakannya lima daerah itu dalam Pilkada 2015,  tidak hanya penyelenggara karena terbatasnya anggaran, namun juga partai politik.  

“Calon belum disiapkan, parpol di daerah itu juga belum melakukan komunikasi-komuniasi politik,” kata dia di Semarang, Kamis (26/3/2015).

Menurut anggota DPRD Jateng ini, Pilkada akan diselenggaran di lima daerah itu dianggapnya prematur. Karena tidak disiapkan jauh-jauh hari, baik dari segi penyelenggaranya maupun partai politiknya.

“APBD yang diharuskan untuk menganggarkan Pilkada itu terengah-engah, parpolnya  juga banyak belum siap,” imbuhnya.

Meskipun demikian, lanjut Hadi,  Pilkada untuk di luar daerah itu dianggapnya sudah siap. Partainya sudah menjalin komunikasi dengan partai lain, bahkan sudah melakukan deklarasi dengan partai koalisi. “Di tingkat daerah koalisi kami lebih cair, tidak dibatasi dengan koalisi merah putih (KMP),” imbuhnya.

Ketua desk Pilkada Partai Gerindra Jateng, Sriyanto Saputro mengatakan, dalam Pilkada di 21 kabupaten/kota di Jateng, partainya  juga tidak membatasi koalisi antara Koalisi Indonesoa Hebat (KIH) dan KMP. Bahkan, partainya juga menjajagi koalisi dengan PDIP.

“Penjajagan koalisi antara Gerindra dan PDIP sudah dilakukan di Demak dan Sragen,” kata dia.

Selain Sragen dan Demak, Sriyanto mengungkapkan, ada beberapa daerah lain yang sudah sudah terjalin komunikasi antara Gerindra dan PDIP.

“Yang kita utamakan adalah pembangunan dan kemajuan kabupaten/kota di Jateng. Tidak ada dikotomi KMP dan KIH di Pilkada serentak mendatang,” kata Sriyanto.

Anggota desk Pilkada Partai Nasdem Jateng, Ali Mansyur menambahkan, partainya juga sudah menjalin komunikasi dengan beberapa calon kepala daerah.

”Hari ini (kemarin) rencananya akan melakukan pleno untuk mengusulkan siapa yang akan dijadikan calon di pilkada tersebut,” kata dia.(JN01)

Editor : Iwud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *