Pelabuhan Tetap Beroperasi: Komisi D Menilai Gubernur Lakukan Pembiaran

  • Whatsapp

IMG_0102-0.JPG

SEMARANG, Jowonews.com – Pelabuhan Tanjung Bonang, Rembang hingga saat ini masih beroperasi meski Gubernur Jawa tengah sudah menyatakan tidak boleh beroperasi kalau tidak ada ijinnya. Gubernur Jateng H Ganjar Pranowo diminta melakukan tindakan nyata terkait persoalan tersebut, pasalnya sampai sekarang ternyata tidak ada tindakan apapun dari pemprov Jateng.Pelabuhan tetap beroperasi dan tidak jelas siapa yang bertanggungjawab. Termasuk pendapatan masuk kemana juga tidak jelas.

“Gubernur harus melakukan tindakan nyata terkait Pelabuhan Tanjung Bonang Rembang. Kalau memang melarang, karena belum ada ijinnya, harusnya segera ditutup terlebih dahulu, sambul menunggu ijin keluar”ungkap Ketua Komisi D DPRD Jateng Alwin Basri, Senin (30/3).

Menurutnya, yang terjadi sekarang ini seolah-olah ada pembiaran. Gubernur mengaku sudah mengecek dan menyatakan tidak boleh beroperasi karena belum ada ijinnya, tapi tidak ada tindakan nyata.

“Demi keselamatan bersama, kalau memang belum ada ijinnya, ya ditutup sementara sampai ijin keluar,”katanya.

Politisi PDIP ini menyampaikan, karena belum ada ijin operasional, maka tidak ada yang bertanggungjawab atas operasional Pelabuhan Rembang. “Kalau ada kecelakaan atau tindakan lain yang melanggar hukum, siapa coba yang bertanggungjawab,”bebernya.

Alwin menambahkan, kalau ada persoalan terkait Pelabuhan Rembang, hingga mengakibatkan ijin belum keluar, pemprov diminta segera menyelesaikannya. Para investor harus di dudukkan bersama untuk bermusyawarah mencari jalan keluarnya. “Kalau memang sudah tidak bisa, ya diganti saja investornya,”tukasnya.

Sorotan juga disampaikan Sekretaris KP2KKN Jateng Eko Haryanto. “Gubernur ini hanya omong saja dan tidak ada aksinya. Kalau sudah ngomong tidak boleh beroperasi, ya langsung ditutup,”tegasnya.

Harusnya Gubernur langsung melakukan aksi nyata, dengan menutup Pelabuhan Rembang. Sehingga ada kepastian hukum dan tidak terkesan ada pembiaran.

Kalau Gubernur sudah menyampaikan tidak boleh beroperasi, tapi sampai sekarang tetap beroperasi, ini pemprov dan Gubernur seperti tidak ada wibawanya sama sekali.

“Masak Gubernur Ganjar Pranowo kalah dengan Salim (Mantan Bupati Rembang, red) dan tidak berani menutup Pelabuhan Rembang yang tidak ada ijinnya. Apa Gubernur takut setelah beberapa waktu lalu dicegat di Rembang,”tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo secara tegas minta Pelabuhan Tanjung Bonang Rembang yang belum ada ijin operasionalnya supaya tidak beroperasi dulu. Sehingga semua sesuai aturan.

“Ya kalau tidak ada ijinnya, jangan (beroperasi,red) dulu. Ben (Biar,red) sesuai aturan,”tegasnya.

Orang nomor satu di Jateng ini mengaku sudah melakukan pengecekan terkait Pelabuhan Rembang. Setelah sebelumnya dirinya diberi informasi oleh Plt Bupati Rembang kalau Pelabuhab Rembang belum beroperasi. “Sudah, saya sudah mengecek,”tukasnya.

Banyak kalangan baik DPRD Jateng, LSM dan akademisi juga mendesak agar Pelabuhan Tanjung Bonang Rembang ditutup sementara waktu, sampai ijin operasional keluar. Pasalnya, sekarang ini banyak aturan yang telah dilanggar. Sehingga rawan tindak pidana.

“Pelabuhan rembang itu tidak boleh beroperasi dulu. Banyak pelanggaran terkait beroperasinya pelabuhan itu. Karena banyak perijinan yang belum dipenuhi,”ungkap Pengamat transportasi dari Universitas Katolik Soegijopranoto (Unika) Semarang Joko Setijowarno.

Menurutnya, kalau Pelabuhan Rembang itu tetap beroperasi, dirinya yakin nantinya akan menjadi temuan pelanggaran hukum. Sehingga akan ada yang masuk penjara.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *