Dua Warga Kudus Babak Belur Dianiaya Begal

  • Whatsapp
begalKudus, Jowonews.com – Dua warga Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Selasa (31/3) dini hari menjadi korban kekerasan oleh sekelompok orang yang diduga hendak merampas sejumlah barang berharga milik korbannya. 
Kedua korban tersebut, yakni Agus Saifudin (23) dan tetangganya Abdullah Syarif (23). 
Tindak kejahatan terjadi di Desa Padurenan tepatnya di perbatasan Dukuh Salak dengan Dukuh Randu Kuning Desa Padurenan. Keduanya mengalami luka bacok di tangan kiri dan tubuh korban.”Saya dibacok dan menangkisnya dengan tangan kiri, kemudian saya jatuh dan dilempar pakai batu bata temannya yang membacok. Kemudian beberapa kali saya dibacok dan mengenai dada sebelah kanan saya,” ujar Agus.
Menurutnya, mendapati  dirinya sedang dipukuli dia lari ke pemukiman dan meninggalkan kendaraan Vario Hitam dengan Nopol K 4726 MR. Dia lari ke arah kampungnya yang berjarak sekitar 300 meter guna meminta pertolongan kepada warga.
Namun bukan hanya dia yang terkena serangan, temannya Abdullah Syarif juga mengalaminya. Syarif di sabet pakai berang dan dihantam kepalanya pakai batu bata, sehingga harus di jahit di kepalanya.
Dari kejadian tersebut, uang senilai Rp 400 ribu dan Hp Nokia C3 raib diambil begal. Sedangkan sepeda motor juga hilang, sebelum akhirnya ditemukan warga pada pagi hari di tumpukan jerami di desa tersebut. ”Awalnya saya sudah curiga dengan mereka (begal) mulai di Puskesmas Padurenan, mereka berjumlah delapan orang dan tidak memakai penutup muka. Hanya, karena dalam keadaan gelap saya tidak menghafal wajahnya,” ujarnya.
Dia menambahkan, dia mengenai ciri begal, dengan tubuh kecil yang membawa gobang, sedangkan sisanya membawa batu bata. Sedangkan kendaraan yang dibawa, adalah jenis Yamaha Vixion dan Yamaha Jupiter Z.
Sementara, Kapolres Kudus AKBP Bambang Murdoko membenarkan kejadian tersebut adalah kejadian pembegalan. Hanya, petugas kepolisian belum menemukan pelaku karena masih proses pendalaman.
Kasat Reskrim AKP Sulkhan yang ditemui di rumah korban menyatakan, pihaknya belum dapat menentukan kejadian tersbeut begal atau tidak. Sebab kendaraan korban ditemukan, sedangkan dari pemeriksaan belum menunjukkan ke arah begal. (JN04)
Editor : iwud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *