SMAN 1 Boyolali Batal Gelar UN Online

  • Whatsapp

UN OnlineBOYOLALI, Jowonews.com – Ujian Nasional (UN) secara online batal digelar di Boyolali, baik untuk tingkat SMA maupun SMP. Hal ini dikarenakan sarana dan prasarana di sekolah yang ditunjuk sebagai percontohan untuk pelaksanaan UN online itu, belum memadai.

Setelah SMPN 1 dan SMPN 2 Boyolali akhirnya diputuskan batal menggelar UN online, hal yang sama juga untuk di SMAN 1 Boyolali. “Sebenarnya kami dari pihak guru dan siswa sudah siap dengan UN online, tetapi dari sarana dan prasarana pendukung belum memadai,” kata Kepala SMAN 1 Boyolali, Agung Wardoyo, kepada wartawan Selasa (31/3).

Bacaan Lainnya

Dikatakan, sekolahnya memang batal menggelar UN online tahun 2015 ini. Hal tersebut dikarenakan berkait dengan kuantitas dan spek komputer yang telah dimiliki. Seperti jumlah server yang dimiliki baru dua, padahal syaratnya harus tiga. Kemudian jumlah komputer di SMAN 1 Boyolali yang memenuhi syarat hanya ada 85 unit. Padahal jumlah siswa di SMAN 1 Boyolali sekitar 309 siswa.

Sesuai peraturan satu komputer digunakan untuk tiga siswa. Dengan jumlah siswa sebanyak itu tentunya jumlah komputer yang dimiliki, masih sangat kurang. “Saat dilakukan verifikasi dari pusat juga kami sampaikan apa adanya. Hasil verifikasi memang seperti itu. Batal menggelar UN onlie memang lebih pada karena sarana dan prasarana,” jelas Agung.

Agung yakin, kedepan semua sekolah tetap akan menerapkan UN Online ini. Maka untuk melengkapi peralatan, kedepannya akan meminta alokasi anggaran dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Boyolali untuk pengadaan.

Menurut Agung, orang tua/wali murid siswa juga banyak yang justru khawatir dengan hasil UN anaknya jika dilaksanakan dengan online tersebut.

Terpisah Kasi Kurikulum SMA/SMK Disdikpora Boyolali, Lasno, membenarkan UN online di SMAN 1 batal digelar tahun ini. Hal itu disebabkan karena sarana dan prasarana yang belum memadai. “Komputer harus sesuai spesifikasi yang ditentukan. Untuk listrik, sekolah juga harus memiliki genset,” jelasnya. (JN01)

Editor : iwud

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *