Sukoharjo, Dari Pasar Nguter Hingga Kota Jamu

  • Whatsapp

Logo Kabupaten Sukoharjo

Sukoharjo, Jowonews.com – Sukoharjo mengambil langkah maju menjadi Kota Jamu. ditandai dengan kesepakatan bersama (MoU) antara kelompok tani jamu dengan PT Sido Muncul. Tidak hanya Sukoharjo PT Sido Muncul juga melakukan MoU dengan sejumlah kelompok tani jamu di Karanganyar.

“Sampai saat ini PT Sido Muncul sudah ada kerjasama dengan 100 petani. Terlebih dengan dukungan dari pemerintah untuk memajukan jamu, akan menggairahkan para petani jamu untuk meningkatkan produksinya.” Ungkap Presiden direktur PT Sido Muncul, Irwan Hidayat, usai penandatanganan MoU dengan petani dan meresmikan Pasar Jamu Nguter, Rabu (1/4) kemarin.

Irwan Hidayat menegaskan bahwa perusahaan PT Sido Muncul berkomitmen untuk terus menjadi pasar bagi kelompok tani jamu di Indonesia khususnya di Jawa Tengah. Selama sepuluh tahun, terakhir PT Sido Muncul telah melakukan kerjasama dengan banyak kelompok tani jamu di Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo dan Semarang

Selain menjadi pasar, PT.Sido Muncul juga menjadi fasilitator sekaligus supervise terhadap keberadaan kelompok tani jamu yang ada di tanah air. Sebagai fasilitator, PT Sido Muncul memberi pelatihan kepada kelompok tani jamu melakukan usaha pembibitan, pertanian, pembersihan dll sehingga jamu bisa dikembangkan menjadi usaha yang memiliki multiplayer effect tinggi bagi masyarakat.

Soal pasar jamu Nguter, ternyata juga berperan penting dalam perkembangan industri PT Sido Muncul. Iwan Hidayat mengakui sejak ia mulai terjun dalam industri jamu di tahun 70an, ia mencari sendiri bahan jamu di pasar Nguter.
“Pasar Nguter menjadi tempat pertama kami mencari bahan jamu. Dulu pasarnya tidak seperti ini, semua pedagang jamu. Sekarang menjadi lebih bagus,” kata Irwan Hidayat. (JN02)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *