120 Orang Daftar Seleksi Panwaslu: Incumbent Belum Tentu Lolos

  • Whatsapp
Logo Panwaslu
Logo Panwaslu
Logo Panwaslu
Logo Panwaslu

SEMARANG, Jowonews.com – Sebanyak 120 orang lebih mendaftar seleksi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) di lima kabupaten. Para peserta dituntut memahami sistim Pilkada dalam melaksanakan tes tertulis yang diselenggarakan pada Sabtu (11/4) mendatang.

Meski banyak incumbent yang mendaftar, hal itu belum menjamin kelolosan para incumbent.

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Seleksi (Pansel) independen Panwas Kabupaten, Fajar Saka menjelaskan, dalam penutupan pendaftaran terdapat 120 lebih pelamar.

Mereka yang belum memenuhi kelengkapan diberi batas akhir melengkapi berkas pada Minggu (5/4) pukul 16.00 WIB. Setelah semua pendaftar melengkapi berkas, Pansel akan melalukan pengecekan mengenai keabsahan berkas pendaftar.

“Pada Kamis (9/4) nanti akan kami umumkan. Dari 120 pendaftar, berapa yang memenuhi syarat administrasi, maka dia yang berhak mengikuti tes tertulis pada Sabtu (11/4),” ungkap Fajar saat dihubungi wartawan kemarin.

Dalam tahapan tes tertulis, jelas Fajar, para peserta akan diberikan soal ujian. Soal tersebut langsung dibuat oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dan bersifat rahasia. Pansel, Bawaslu Jateng, dan tim pemberi naskah soal dari Bawaslu RI akan memastikan soal masih tersegel pada hari H saat ujian.

Ujian, terusnya, akan dilaksanakan di empat titik di lima kabupaten. Tempat tersebut yakni Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Pemalang akan dijadikan satu titik lantaran berjarak dekat. Selebihnya, dilaksanakan di Kabupaten Demak, Kabupaten Grobogan, dan Kabupaten Sragen. Sehingga, tim Pansel akan menyebar bersama Bawaslu Jateng, dan didampingi Bawaslu RI.

“Hal itu dilakukan agar kerahasiaan soal terjaga,” timpal Fajar.

“Kurang lebih, soal tentang pengetahuan Pilkada, tugas-tugas pengawasan pemilu, dan lain-lain. Peserta harus mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Jadi tidak ada jaminan apakah dia yang pernah jadi panwas dan lama menjadi panwas bisa lolos, karena semua akan diperlakukan sama,” tegas Fajar.

Fajar berharap, seleksi Panwas di lima kabupaten tersebut bisa menghasilkan Panwas yang memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugasnya. “Intinya kita cari anggota Panwas yang paham dengan baik tentang sistim pemilu, tata cara pengawasnn dan memiliki integritas yang baik,” tutupnya.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *