Pembukaan Formasi CPNS Umum di Pati Nihil

  • Whatsapp
Ilustrasi PNS. (Foto : Antara)
Ilustrasi PNS. (Foto : Antara)
Ilustrasi PNS. (Foto : Antara)
Ilustrasi PNS. (Foto : Antara)

Pati, Jowonews.com – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pati Jumani, memastikan bahwa hingga kini belum ada lagi pembukaan CPNS dari pelamar umum maupun dari Kategori Dua (K2). Hal itu disampaikan Jumani menyikapi banyaknya pertanyaan masyarakat kepada BKD terkait adanya oknum tertentu yang menjanjikan kursi CPNS dengan mencatut nama sejumlah pejabat.

“Sampai saat ini Badan Kepegawaian Negara (BKN)  belum ada pengumuman seperti itu, jadi sebaiknya masyarakat waspada”, pinta Jumani.
Lebih lanjut, Kepala BKD menjelaskan bahwa proses rekruitmen CPNS Umum maupun K2 sudah selesai sejak lama.
Meski demikian pegawai honorer yang belum diangkat, menurut Jumani, masih ada sekitar 1200 orang.
Saat pengangkatan K2 kemarin, diakui Jumani memang ada satu orang honorer K2 yang meninggal, ada juga 17 orang yang berkasnya Tidak Memenuhi Syarat (TMS), serta ditemukan satu orang yang Berkas Tidak Lengkap (BTL).  “Ini yang akhirnya membuat BKN tidak dapat menerbitkan NIP utk ke-19 orang tersebut”, terang Jumani.
Satu orang yang BTL ini adalah seorang penjaga SD yang ternyata ditemukan adanya ralat di ijazah SD-nya. “Dalam perjalanannya orang ini punya juga punya ijazah Kejar Paket B, selain itu juga diperlukan klarifikasi Disdukcapil terkait akte kelahirannya”,  imbuhnya.
Meski ada 19 kursi CPNS dari honorer kategori dua yang akhirnya kosong, toh hal itu menurut Jumani tidak lantas bisa diisi seenaknya oleh pemerintah pusat maupun daerah.
“Kita bahkan belum tahu apakah nantinya kita akan dapat tambahan kuota dari Honorer K2 atau tidak. Yang jelas sampai sekarang belum ada kebijakan penambahan kuota K2, tegas Jumani.
Ia pun meminta masyarakat untuk hati-hati. “Jangan mudah tergiur rayuan, kalau ragu sebaiknya langsung ke BKD untuk mendapatkan penjelasan resmi, detail,  dan terbaru terkait pengadaan CPNS dan perkembangan masalah Kepegawaian lainnya,” harap Jumani. (JN04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *