Bupati Pati: Pengelolaan Aset Budaya Harus bijak

  • Whatsapp
Pohon-asem-kemis-Saridin-Pati foto: wartaphoto.net
Pohon-asem-kemis-Saridin-Pati foto: wartaphoto.net
Pohon-asem-kemis-Saridin-Pati foto: wartaphoto.net

Pati, Jowonews.com – Bupati pati, Hariyanto merasa prihatin dengan robohnya pohon bersejarah Asem Kemis di Dukuh Asem Kemis, Kecamatan Kayen.

Bencana ini sudah membuat lima rumah mengalami kerusakan dan tentunya aset budaya khas Pati berkurang satu. Tak heran jika dalam kunjungannya ini Haryanto menghimbau kepada masyarakat untuk tidak berebut kayu pohon Asem Kemis ini.

“Saya ingin semua masyarakat bisa tetap guyup akur dalam mengelola kayu pohon Asem Kemis yang roboh ini.

Karena kayu pohon yang berusia ratusan tahun ini sudah menjadi bagian dari aset budaya kota Pati, maka pengelolaannya pun harus dirembug secara bersama dan ikutilah petunjuk dari para sesepuh pinisepuh yang ada di sini,” ujarnya, kemarin, di acara penyerahan bantuan untuk warga yang rumahnya tertimpa pohon tua itu.

 

Pohon Asem Kemis yang merupakan peninggalan Syeh Jangkung ini memang sudah lama menjadi pohon legendaris bagi masyarakat Pati, khususnya Kayen. “Sebagai sebuah legenda turun temurun dalam kurun waktu ratusan tahun, saya bisa memahami keinginan para warga yang mungkin ingin menyimpan kayu pohon ini sebagai hak pribadi. Namun, pohon ini adalah pohon milik bersama jadi pengelolaannya pun harus bersama-sama. Jangan sampai karena alasan ingin ngalap berkah, justru menimbulkan cekcok antar-warga,” tuturnya.

 

Haryanto pun meminta para sesepuh khususnya penjaga masjid dan makam untuk bisa menjadi pemimpin yang baik dalam memutuskan pengelolaan kayu pohon Asem Kemis. “Kami dari Pemkab meminta para sesepuh untuk benar-benar bisa bersikap bijak dalam pengambilan keputusan. Kami menyerahkan pengelolaannya ini kepada masyarakat di bawah kepemimpinan para sesepuh yang memang sudah tahu pohon ini secara soaio-historisnya. Jika akan dibagikan, ya dibagikan dengan adil. Jika akan disimpan atau dimuseumkan, kami akan berusaha membantu. Yang jelas, untuk pemotongan kayu, nanti akan dibantu dari DPU,” terangnya.

 

Selain itu, Haryanto pun turut memberikan bantuan bersama PMI Pati. “Selaku kepala daerah saya ingin ikut membantu masyarakat apalagi robohnya pohon ini membuat rumah warga menjadi rusak. Karenanya, kami membawa bantuan ala kadarnya berupa sembako dari PMI dan dana pribadi kami untuk warga yang terkena dampak robohnya pohon ini,” tuturnya.

 

Sementara itu, bantuan secara resmi dari Pemkab sedang dalam proses pengurusan. “Kemarin Pak Camat sudah mengurus dan sekarang sedang dalam proses. Kami mohon kepada warga untuk sabar menunggu,” pungkasnya.(JN04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *