Ambles Ciregol Sudah Diprediksi Sebulan Lalu

  • Whatsapp
image
Longsor ciregol foto: beritadaerah.com

Semarang, Jowonews.com – Tanda-tanda akan putusnya jalan Tegal-Purwokerto tepatnya di Ciregol, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes sebenarnya sudah diketahui sejak jauh hari.

Menurut Ketua Komisi D DPRD Jateng H Alwin Basri, sejak satu bulan lalu sudah terasa ada getaran jalan setiap kali ada kendaraan melintas di jalur tersebut. Sehingga saat itu sebenarnya truk tronton dan sejenisnya sudah dilarang untuk melintas.

“Satu bulan yang lalu truk tronton sebenarnya sudah dilarang untuk melintas di jalur itu. Karena sudah terasa ada tanda-tanda. Tapi ternyata tetap nekat melewati jalur tersebut. Sekarang akhirnya ada kejadian jalan itu putus,”ungkap Alwin Basri, Selasa (14/4).

Alwin menyayangkan ketidak tegasan aparat terkait. Kalau memang sudah ada tanda-tanda, karena adanya getaran tanah, harusnya petugas bersikap tegas. Kendaraan berat/tronton tidak boleh melintas.

Karena sekarang sudah kejadian, politisi PDIP ini berharap pemerintah, bergerak cepat melakukan penanganan. Kalau tidak, pada saat lebaran nanti akan terjadi kemacetan yang luar biasa dijalur tersebut.

“Sekarang masih ada waktu dua bulan untuk mempersiapkannya,”katanya.

Menurutnya sebagai jalan keluar, sekarang ini pemerintah bisa menggunakan jalur alternatif untik memecah jalur Ciregol. Namun sebaiknya jalur alternatif yang merupakan jalan provinsi diperlebar terlebih dulu.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso juga menyampaikan, amblasnya ruas jalur Ciregol, Brebes, membuktikan sistem audit infrastruktur di Jawa Tengah sangat buruk dan tidak efektif. Pasalnya, belum ada standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan oleh pemerintah pusat dan Pemprov Jateng.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *