Sediakan Lahan Jateng Park, Perhutani Minta Saham 50 Persen

  • Whatsapp

LOGO BARU PERHUTANI

Semarang, Jowonews.com – Rencana Pemprov Jateng membangun Jateng Park di Wana Wisata Penggaron menghadapi masalah baru. Selain sampai sekarang belum ada investor yang berminat, Perhutani sebagai pemilik lahan minta jatah saham.

Menurut Divisi Bisnis dan Wisata Perhutani Endro Priyanto, dari 500 hektar (Ha) lahan di hutan Penggaron yang akan dibangun Jateng Park, perhutani minta diberi saham 50%.

“Untuk Jateng Park, perhutani itu menyediakan lahan 500 hektar. Kalau bisa perhutani minta diberi. Saham 50 persen,”ungkapnya.

Pernyataan itu disampaikan Endro dalam penandatanganan perjanjian kerjasana dan Focus Group Discusion (FGD) ‘ Master Pland Pengembangan Wana Wisata Penggaron Prov Jateng’ di Gedung Rimba Graha Perhutani Jateng, Rabu (14/4).

Hadir dalam kesempatan itu juga Wagub Heru Sudjatmoko, Sekda Drs Sri Puryono, Kepala Dinas Pariwisata Jateng Prasetyo Ariwibowo, Partono Kadins Pemuda olahraga dan Pariwisata Kabupaten Semarang serta pihakipihak terkait lainnya.

Disampaikan Endro Priyatno, dana dari sahal 50% tersebut, nantinya aka dimanfaatkan untuk konservasi juga. Dimana akan dibelikan bibit tanaman dan akan ditanam ke hutan-hutan yang gundul.

Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko menyampaikan, terkait permintaan perhutani tersebut, nanti akan dilihat terlebih dahulu. Pemprov akan memperbandingkan dengan daerah lain yang sudah berjalan.

“Boleh saja. Kan semua pihak pengen (ingin,red) dapat untung. Apalagi beliau (perhutani,red) kan punya modal awal berupa lahan. Tapi tentang berapa persennya, nanti kita lihat,”jelasnya.

Terkait rencana pembangunan Jateng Park ini, Wagub optimis dapat terlaksana. Meski diakui sampai sekrang belum ada investor yang benar-benar serius masuk. “Kalau tidak optimis ya tidak akan jalan. Sekarang ini tahapannya kan bagaimana rencana berjalan, rgulasi clear, nah investor akan tertarik disitu,”paparnya.

Wagub juga menyampaikan kalau dirinya sudah bicara banyak bagaimana supaya investor cepat tertarik. “Dan ternyata uang tidak sulit untuk para investor,”tegasnya.

Lalu pemprov sendiri rencananya menganggarkan berapa?. Wagub tidak mau menjawab pasti. Dengan alasan dirinya tidak berkompeten untuk menyebut anggarannya. Tapi karena Jateng Park ini penuh harapan, pasti bisa dikomunikasikan.

“Kita lihat nanti pembagiannya satu sama yang lain berapa. Tapi paling cepat kita menganggarkan tahun 2016,”yakinnya.

Harapannya, masih menurut Wagub, saham dari Jateng Park itu tidak semuanya dimiliki pemprov Jateng. Tapi juga dimiliki/melibatkan kabupaten/kota yang terdekat menjadi investor.

Ditempat yang sama Sekda Jateng Drs Sri Puryono MSi juga optimis pembangunan Jateng Park dapat segera terealisasi. “Apa sih yang tidak bisa kita lakukan. Saya kira kita tinggal melangkah. Mimpi besar harus diwujudkan,”ujarnya.

Proyek Jateng Park harus menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Jateng Park bukan untuk Gubernur/Wakil Gubernur. Tapi karena Jateng harus memiliki ikon. Sehingga mimpi besar ini harus terwujud.(JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *