Dewan Kudus Desak Disdukcapil Segera Atasi Antre KTP

  • Whatsapp

antreeKUDUS, Jowonews.com – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus mendesak Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) menyusun langkah untuk memangkas antrean pengurusan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Anggota Komisi A Hartopo mengatakan, pihaknya menerima banyak keluhan terkait antrean pengurusan KTP yang mengular setiap harinya. Bahkan banyak warga yang harus datang sejak pukul 06.00 demi mendapat antrean paling awal.

Bacaan Lainnya

Pihaknya juga mengkritik kebijakan pencetakan KTP yang dibatasi sebanyak 100 lembar per hari. Hal itu menyebabkan banyak warga yang sudah datang terpaksa pulang. Menurut dia, semua warga yang sudah datang ke kantor mengurus KTP harus dilayani.

“Jika persoalannya kapasitas mesin pencetak hanya 100 lembar per hari mungkin bisa dimaafkan. Namun alasan agar blangko KTP cukup hingga beberapa bulan kedepan, menurut kami tidak logis. Sebab siapa sih yang mau menimbun KTP,” katanya, Senin (20/4).

Politisi PDIP itu menambahkan, Disdukcapil perlu kembali memetakan kebutuhan anggaran untuk pengadaan blanko KTP. Jika data akurat, berapapun anggaran yang dibutuhkan, pasti akan diloloskan DPRD. “Jika pengajuan anggaran berbasis data, tentu tidak ada alasan bagi kami mencoretnya, ujarnya.

Tambahan Blanko

Terpisah, Kepala Bidang Informasi dan Penyimpanan Data Disdukcapil Kudus Busono mengakui sebelumnya ada kebijakan pembatasan pencetakan KTP sebanyak 100 lembar per hari. Namun kebijakan itu sudah dihapus.

Busono menambahkan, Kabupaten Kudus mendapat tambahan alokasi blanko KTP sebanyak 1.850 lembar. Sementara stok yang ada saat ini (sebelum ada penambahan – Red) masih sebanyak 1.200-an lembar.

“Pembatasan pencetakan sudah tidak ada. Saat ini setiap warga yang datang mengurus KTP akan dilayani. Kami juga menyiapkan sejumlah langkah agar pengurusan KTP bisa cepat, sehingga akan lebih banyak warga yang terlayani setiap harinya,” katanya. (JN04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *