Teladani Kartini, Mahasiswa Akbid Kudus Dituntut Disiplin

  • Whatsapp

akbid pemkab kudus

Kudus, Jowonews.com – Mahasiswa Akademi Kebidanan Pemkab Kudus diminta mengikuti karater Raden Ajeng Kartini sebagai wanita sejati yang tidak pantang menyerah.

Hal itu disampaikan oleh Eli Yuniati inspektur upacara peringatan Hari Kartini di halaman AKBID Kudus, Selasa.

“Jadilah srikandi yang berkarakter yang tidak patah arang dengan kondisi yang terjadi,” ujarnya.

Perjuangan Kartini semasa hidupnya, kata dia, perlu dilanjutkan untuk membangun negeri ini semakin berkembang dan maju.

Nilai-nilai sejarah perjuangan Kartini, kata dia, tidak hanya sekadar dibaca lewat buku, melainkan harus dimaknai dan dipraktikkan.

Salah satunya karena mahasiwa AKBID memiliki keahlian dalam proses persalinan maka ilmunya bisa dipraktikkan di masyarakat.

“Mahasiswa juga harus meniru kedisiplinannya sehingga perjuangan sementara diwujudkan dalam menuntut ilmu hingga selesai dngan prestasi yang memangakan,” ujarnya.

Direktur AKBID Pemkab Kudus Trisno Suwandi menambahkan, dalam meneladani Kartini mahasiswa yang ahli dalam proses persalinan tidak boleh mengedepankan materi, melainkan jiwa sosialnya yang harus diutamakan.

Apalagi, lanjut dia, bidan menjadi salah satu ujung tombak dalam menekan angka kematian ibu dalam melahirkan.

Untuk mendidik kemandirian, kata dia, para mahasiswa AKBID harus berdandan kebaya sendiri dan tidak boleh meminta bantuan salon, apalagi mendatangkan perias.

Gita Fitriana Margatila, salah satu mahasiswa AKBID mengungkapkan, bahwa dirinya sudah berupaya menjiwai perjuangan Kartini lewat pertolongan persalinan yang dilakukan selama ini.

“Saat ini sudah 12 kali membantu proses persalinan ibu melahirkan dan pernah pula ditangani sendiri,” ujarnya.

Harapannya, lanjut dia, kasus ibu meninggal saat melahirkan bisa ditekan.

Tia Puspa Rani mengaku, sudah 50 kali membantu persalinan ibu melahirkan.

“Mudah-mudahan keahlian dalam membantu persalinan bisa membantu masyarakat, seperti halnya perjuangan Kartini semasa hidupnya tanpa kenal menyerah meski dalam kondisi dipingit,” ujarnya.(JN04)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *