Gubernur Jateng Mutasi 199 Pejabat

  • Whatsapp
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo
Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo melakukan rotasi besar-besaran. Jumat (24/4), 198 pejabat eselon III atau administrator dan 1 Kepala Biro Umum (Karo Umum) Pemprov Jateng hasil lelang jabatan di lantik di Gradika Bhakti Praja.

Berdasarkan hasil lelang, akhirnya mantan Kepala Bidang di Dinas Perkebunan Jateng Dyah Lukitasari yang dipercaya sebagai Karo Umum.

Bacaan Lainnya

Setelah ini, gerbang rotasi akan kembali bergulir. Sekitar 400 orang pejabat eselon IV akan dirotasi Gubernur Ganjar Pranowo. Tapi proses rotasi tidak akan melalui proses lelang, sama seperti eselon III.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono mengatakan, penataan pejabat esselon IV atau pengawas akan dimulai minggu depan. Sementara untuk pejabat eselon II tahun ini tidak ada yang pensiun, sehingga tidak akan ada rotasi lagi.

“Posisi pejabat eselon II sudah penuh terisi. Tahun ini  tidak ada yang pensiun,” ujarnya usai pengambilan sumpah/janji jabatan pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator Pemprov Jateng, di Gedung Gradhika, Jumat (24/4) kemarin.

Gubernur Ganjar Pranowo menuturkan, lelang jabatan dan rotasi menjadi komitmen dengan Wakil Gubernur Heru Sudjatmoko yang dibuat secara sistemik dan transparan. Para pejabat tersebut diminta untuk melaksanakan agenda perubahan di bidang pelayanan terhadap masyarakat.

“Pelayanan harus prima, semua harus masuk pada rel mengenai bagaimana good and clean government dilaksanakan,” tegasnya.

Khusus untuk Kepala Biro Umum, Dyah Lukitasari yang baru dilantik, gubernur meminta untuk melakukan efisiensi anggaran sebagai bentuk penghematan. Selain melakukan berbagai perbaikan pada bidang pelayanan agar lebih prima, kabiro umum juga harus melakukan efisienai biaya-biaya yang tidak perlu.

Mantan salah satu kepala bidang di Dinas Perkebunan Jateng itu dinilai mempunyai kelebihan dibandingkan dua calon lain yakni Indri dari Badan Kepegawaian Daerah Jateng, dan Edi Purwanto dari Pemkab Kebumen yang direkomendasikan tim panitia seleksi.

“Dyah mempunyai tahapan-tahapan agenda perubahan yang akan didorong, dan dibandingkan dengan pengalaman yang dimiliki. Kelebihan-kelebihan itu kemudian telah dikonfrontasikan dengan data hasil psikotes, data penulisan konsepsi, ide gagasan, serta hasil tracking di masyarakat,” jelasnya.

Promosi terbuka atau lelang jabatan pejabat eselon II diikuti sebanyak 25 pendaftar. Sebanyak 18 di antaranya lolos seleksi administrasi, dan kemudian hanya 12 yang lolos uji gagasan tertulis. Selanjutnya dilakukan seleksi lagi untuk mengambil 6 orang, hingga kemudian terpilih 3 orang yang direkomendasikan panitia seleksi. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *