PSPA Semarang Siap Bimbing Orang Tua untuk Bina Anak

  • Whatsapp

pspaSemarang, Jowonews.com – Program Sekolah Pengasuhan Anak (PSPA) Semarang siap membimbing para orang tua untuk mampu membina anak menjadi lebih baik. Menurut Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, Direktur Auladi Parenting School, seorang anak hanya menghabiskan 14% saja waktunya di Sekolah dan selebihnya 86% adalah di Rumah. Menyerahkan anak sepenuhnya ke Sekolah untuk dibentuk kepribadiannya sangat tidak tepat.

Dikatakan Motivator Parenting yang telah memberi pelatihan di Empat Negara, 25 Provinsi dan 70 Kota di Indonesia itu, pembinaan anak harus di mulai dari ke dua orang tua di dalam rumah. karena di Sekolah satu Orang Guru menangani banyak Siswa sementara di Rumah, dua orang menangani sedikit Siswa.

Bacaan Lainnya

“Membentuk kepribadiaan Anak dengan aturan yang jelas dan hukuman yang tegas di rumah akan terbawa saat Dia Dewasa dan memimpin  kelak, bagaimana mungkin Anak akan berani mengambil milik orang lain sementara mengambil milik saudaranya sendiri di Rumah tidak berani,” paparnya dalam training pengasuhan anak di Sekolah Alam Ar Ridho, Semarang, Senin (4/5/2015).

 Menurut salah satu peserta,  Mariana mengungkapkan betapa selama ini telah zalim pada Anaknya, Ia hanya memandang Anak sebagai beban saja padahal setelah sang Trainer yang telah menulis banyak buku parenting dan best seller ini memintanya menulis sebanyak-banyaknya nilai positif yang di miliki Anak pertamanya saja.

“Saya baru menyadari betapa sebenarnya Anak yang di titipkan Tuhan itu adalah anugerah bagi, dan luar biasanya, sepulang dari pelatihan ini saya akan memulai belajar menjadi Orang Tua sesungguhnya bukan Orang Tua kebetulan,” jelasnya.

Dalam training pengasuhan anak tersebut, Indah Suryani Wijayanti, selaku ketua Panitia dan salah satu Guru di Sekolah Alam Ar-Ridho Semarang mengungkapkan bahwa jumlah peserta yang hadir sebanyak 153 Orang.

“Hal itu menandakan bahwa  pelatihan ini sungguh sebuah pelatihan yang ditunggu karena kemanfaatannya dalam membentuk sebuah generasi yang lebih baik,” katanya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *