Konflik Partai: Meski Bingung, Golkar Pekalongan Tetap Siapkan Calon Kepala Daerah

  • Whatsapp
Konflik Golkar
Konflik Golkar
Konflik Golkar
Konflik Golkar

PEKALONGAN, Jowonews.com – Bakal calon (balon) walikota/wakil walikota yang mendaftar di DPD II Partai Golkar (PG) Kota Pekalongan bertambah. Kalau sebelumnya melalui proses seleksi panjang hanya ada 3 nama, sekarang dimasukkan lagi 2 nama. Sehingga total ada 5 nama balon yang akan diserahkan ke DPD I PG.

“Kemarin calon memang sudah mengerucut menjadi 3 orang. Namun atas pertimbangan, kini dimasukan 2 kandidat baru. Sehingga kini kami miliki 5 kandidat dalam bursa Pilwalkot,” ucap Dewan Pembina DPD II PG Kota Pekalongan yang juga Walikota Pekalongan Basyir Ahmad, Senin (4/5).

Bacaan Lainnya

Meski sudah menyiapkan balon, DPD II PG Kota Pekalongan sampai sekarang masih bingung menyikapi dualisme kepengurusan di DPP PG. Basyir menyesalkan terjadinya dualisme yang hingga kini tak kunjung usai. Sehingga sangat mengganggu persiapan Pilkada 2015.

“Kita tetap mengikuti keputusan pusat, siapapun akan didukung. Karena calon yang akan diajukan, harus dapat rekomendasi dari pusat, maka Golkar Pekalongan belum bisa memutuskan siapa yang akan diajukan untuk balon pilkada,”aku Basyir.

Walapun sampai sekarang belum ada kepastian, partainya tetap menyiapkan segala sesuatunya. Untuk memenangkan calon yang akan diusung dalam pilkada tahun ini. 

Terlebih, ini adalah akhir masa jabatannya. Sehingga dirinya butuh sosok yang bisa meneruskan perjuangannya selama dua periode menjabat walikota.

“Kami tetap menyiapkan upaya dalam menyukseskan pilwalkot kali ini. Proses seleksi juga terus berjalan,” terangnya.

Pihaknya tegaskan masih belum  memilih, diantara kubu PG versi Munas Bali yang dipimpin Aburizal Bakrie maupun PG versi Munas Ancol yang dipimpin Agung Laksono.

“Kami belum memilih keduanya, karena menunggu hukum yang pasti saja diantara kedua kubu. Kami juga tidak mau disalahkan belum memilih diantaranya, karena hak kami di daerah,” lanjut Basyir.

Untuk itu, Basyir berharap kisruh di PG segera berakhir secepatnya, sehingga bisa segera rekomendasikan calon walikota. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *