Pasar Johar Kebakaran: Pemprov Jateng Bantu Rp 9 M Bangun Pasar Sementara

  • Whatsapp
foto ilustrasi, sumber www.radarpekalonganonline.com
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo

Semarang, Jowonews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah dipastikan akan membantu biaya pembangunan pasar sementara untuk menampung pedagang Pasar Johar yang kios dan lapaknya terbakar, Sabtu (9/5). Belum bisa dipastikan berapa anggaran yang akan diberikan Pemprov. Namun dipastikan nilainya lebih dari Rp 9 miliar.

“Kalau asumsi Solo (Pasar Klewer, red) kemarin  kita membantu Rp 9 miliar, mungkin ini (Pasar Johar, red) lebih,” ungkap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat dikonfirmasi, Senin (11/5) kemarin.

Menurutnya, anggaran yang akan diberikan untuk membantu pembangunan pasar sementara itu akan diambilkan dari dana tak terduga APBD Jateng TA 2015. “Kita ambilkan dari dana tak terduga, yang memang peruntukannya untuk bencana,” ujarnya.

Meski sudah memastikan akan membantu lebih dari Rp 9 miliar, Ganjar masih belum bisa memastikan berapa angka pastinya. Pasalnya, kebutuhan untuk membangun pasar sementara itu, Senin (11/5) baru dihitung oleh tim dari Pemkot Semarang. Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menyampaikan, terkait dengan musibah kebakaran Pasar Johar, Pemprov Jateng dengan Pemkot Semarang harus bersinergi. Pasar sementara sebagai penampung pedagang Pasar Johar harus segera disiapkan. Apalagi sekarang sudah mendekati bulan puasa dan lebaran.

“Pembangunan Pasar Johar itu harus segera dilakukan. Kalau para pedagang terlalu lama berjualan di luar, maka barang dagangannya akan cepat habis nanti,” katanya.

Untuk mempercepat pembangunan kembali Pasar Johar, DPRD Jateng akan mendorong dan berupaya mengalokasikan anggarannya pada APBD Perubahan 2015. Pasalnya, selain bisa diambilkan dari dana tak terduga, pembangunan pasar itu juga bisa diambilkan dari silpa tahun 2014 yang jumlahnya masih sangat banyak. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *