Demokrat Tidak Percaya Diri Usung Kader di Pilkada

  • Whatsapp
Yoyok Sukawi Jadi Pimpinan Komisi. (Foto : IST)
Yoyok Sukawi Jadi Pimpinan Komisi. (Foto : IST)
Yoyok Sukawi Jadi Pimpinan Komisi. (Foto : IST)
Yoyok Sukawi Jadi Pimpinan Komisi. (Foto : IST)

SEMARANG, Jowonews.com – Partai Demokrat (PD) Jateng tampaknya kurang percaya diri menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di 21 kabupaten/kota pada tahun ini. Pasalnya, meski kongkres PD di Surabaya 11-13 Mei mengeluarkan rekomendasi mengutamakan kader untuk diusung dalam pilkada, PD Jateng masih ragu-ragu.

Keraguan itu tersirat dari Wakil Ketua DPD PD Jateng Yoyok Sukawi saat dikonfirmasi Jowonews, Sabtu (16/5). Ia tidak berani memastikan di 21 kabupaten/kota PD akan mengusung kadernya sendiri. Sebab, untuk menentukan bakal calon (balon) yang akan diusung itu itu pertimbangannya banyak.

Bacaan Lainnya

“Nanti dilihat saja mas. Tapi untuk mengusung bakal calon itu pertimbangannya banyak. Antaralain menyangkut stabilitas, kapabelitas dan kesiapan yang harus dipertimbangkan,”elaknya.

Meski belum bsia memastikan di 21 kabupaten/kota di Jateng yang menggelar pilkada akan mengusung kader sendiri, Yoyok yang juga Kepala Desk Pilkada DPD PD Jateng ini menyampaikan kalau kader PD banyak yang layak menjadi balon kepala daerah.

“Banyak mas, ada mas Dany Sriyanto, pak Sudiro dan lain sebagainya. Nanti pokoknya kita lihat saja lah,”bebernya.

Bagaimana kalau  Yoyok sendiri?. Anak mantan Walikota Semarang Sukawi Sutarip ini secara tegas menyampaikan kalau dirinya tidak akan maju. “Kalau saya janganlah mas,”tukasnya.

Sementara itu Kongres Partai Demokrat yang digelar di Surabaya 11-13 Mei mengeluarkan rekomendasi terkait pencalonan di pilkada serentak Desember mendatang.

Partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ini memutuskan akan mengutamakan kader untuk diusung dalam pilkada.

“Di Kongres salah satu komisi membahas pilkada. Jadi begitu selesai kongres, kami garap serius dengan mengutamakan kader yang memiliki elektabilitas tinggi,” ujar Juru Bicara DPP Partai Demokrat, Hinca Pandjaitan kepada JPNN.

Untuk memenuhi rekomendasi kongres, PD menurut Hinca akan melakukan survei terlebih dahulu. Baik terhadap kader yang saat ini menjabat kepala daerah dan masih memungkinkan diusung kembali, maupun terhadap kader yang mencalonkan diri sebagai bakal calon kepala daerah.

“Terhadap yang sedang menjabat, kalau elektabilitasnya kurang, maka kami akan coba meningatkannya terlebih dahulu. Demikian juga terhadap kader yang belum menjabat namun mendaftar sebagai bakal calon, kami akan coba tingkatkan elektabilitasnya,” ujar Hinca.

Menurut Hinca, elektabilitas sangat penting, karena penilaian langsung dari masyarakat terhadap para calon yang nantinya menjadi pemimpin di daerah masing-masing. Karena itu agar elektabilitas meningkat, perlu kerja nyata dari segenap kader PD dalam waktu yang memang sangat singkat menjelang pendaftaran calon kepala daerah, 26-28 Juli mendatang.

“Jadi kami benar-benar berkejaran dengan waktu. Karena itu Demokrat mendorong kader untuk maju. Sistem penjaringannya dari bawah. Untuk tiap daerah ada yang namanya tim enam. Masing-masing beranggotakan 2 pengurus DPC, 2 DPW dan 2 DPP. Hasil penjaringan akan dibawa ke DPP,” ujarnya.

Dengan pola penjaringan yang dilakukan berantai, Hinca yakin calon-calon kepala daerah yang diusung Demokrat nantinya benar-benar merupakan tokoh-tokoh pilihan. Menurut rencana nama-nama bakal calon nantinya akan diumumkan sebelum pendaftaran dibuka. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *