Semua Balon Pilkada Jateng Tunggu Rekomendasi

  • Whatsapp

 

pilkadaSEMARANG, Jowonews.com – Mendekati pendaftaran calon wali kota di Komisi Pemilihan Umum (KPU), sejumlah partai politik (parpol) hingga saat ini belum menentukan pasangan calon yang akan diusung dalam pemilihan wali kota (Pilwalkot) 9 Desember mendatang.

Bacaan Lainnya

Baik PDI Perjuangan, Koalisi Tugu Muda (KTM), ‎maupun Koalisi Partai Gerindra-PAN, masih menggodok nama-nama yang mendaftar sebagai bakal calon (balon) wali kota maupun wakil wali kota. Belum ada satu parpol pun yang mengeluarkan rekomendasi.

Meski begitu sejumlah figur bakal calon optimis bakal mendapat rekomendasi dari partai pengusung. Sebut saja Hendrar Prihadi dan Soemarmo HS yang mendaftarkan diri sebagai balon wali kota. Sedangkan figur balon wakil wali kota yang juga gencar menggelar sosialisasi dan pencitraan yakni Hevearita atau yang akrab dipanggil Mbak Ita, kemudian Kadarlusman, Dewi Susilo, Widhi Handoko dan Claudina, yang mendaftar lewat PDIP.

Ketua DPC PDIP Kota Searang Hendrar Prihadi mengatakan, sejauh ini proses seleksi sudah di tingkat DPD Jateng. Beberapa waktu lalu para bakal calon juga telah menjalani tes wawancara di Panti Marhen. Hendi, sapaan akrabnya juga belum bisa memastikan rekomendasi calon yang akan diusung parpol berlambang banteng moncong putih tersebut.

“Konon katanya sekitar bulan Juni nanti (rekomendasi turun). Kita tunggu saja, mudah-mudahan (rekomendasi) terbaik untuk kita semua,” ujarnya singkat.

Hal senada juga dikatakan Ketua Koalisi KTM, Agung Budi Margono. ‎Tahapan penjaringan sudah selesai, sekarang saatnya sosialisasi bakal calon dan akan dievaluasi oleh struktur Partai Koalisi Tingkat Provinsi/Pusat. “Kita tunggu saja, kita akan usung kandidat yang terbaik untuk Kota Semarang dan masyarakat,” ujarnya.

Sedangkan Koalisi Gerindra-PAN, hingga batas akhir pendaftaran ada 9 yang mengembalikan formulir pendaftaran. Jumlah ini berkurang 7 orang dari yang mengambil forumlir.“Yang mendaftar ada 16 orang, 3 sebagai calon wali kota, sisanya sebagai wakil walikota,” ujar sekretaris tim penjaringan bakal calon walikota-wakil walikota Koalisi Gerindra-PAN Syaekul.

Setelah penutupun masa pengembalian formulir, agenda Tim Koalisi adalah melakukan tahapan-tahapan selanjutnya verifikasi administrasi, sosialisasi, konvensi atau uji kompetensi,dan survei untuk bakal calon Walikota dan Wakil Walikota. Verifikasi administrasi telah dilakukan pada hari Kamis tanggal 14 Mei lalu.

Pengarah Koalisi Gerindra-PAN Wachid Nurmiyanto mengatakan, setelah penutupan pendaftaran dan penjaringan, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap daftar calon wali kota maupun wakil wali kota yang masuk. Setelah itu para calon diberikan kesempatan untuk sosialisasi ke masyarakat.

“Para kandidat ini nanti juga akan menjalani uji kompetensi, panelisnya dari akademisi dan tokoh-tokoh Kota Semarang. Kami juga akan menggelar survey elektabilitas semua kandidat. Setelah itu baru evaluasi tahap akhir sebelum sejumlah nama pasangan calon yang terjaring diberikan ke tingkat pengurus partai yang lebih tinggi,” jelas Wachid.

Menurut Ketua DPC PAN Kota Semarang itu, pengajuan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota ke tingkat pengurus Jateng, bisa lebih dari dua pasangan. “Misal calon wali kotanya dua nama dan wakilnya tiga atau empat nama yang diajukan,” kata Wachid. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *