Jateng Kembangkan Produk Kreatif Berbahan Baku Logam

  • Whatsapp

industri logamSemarang, Jowonews.com – Provinsi Jawa Tengah tengah mengembangkan pasar produk kreatif berbahan baku logam melalui pameran industri logam yang dilaksanakan di Java Supermal, Jumat (29/5) hingga Ahad (31/5) besok.

“Melalui pameran ini kami ingin menyediakan sarana bagi pengrajin logam untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait produk di bidang logam,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng Priyo Anggoro pada pembukaan pameran di Semarang, Jumat (29/5).

Bacaan Lainnya

Pameran tersebut dapat menjadi ajang promosi bagi pengrajin untuk memperoleh pasar yang lebih luas lagi. Meski demikian, pihaknya berharap agar para pengrajin bisa memiliki komitmen tinggi untuk memberikan suplai yang sesuai dengan permintaan pasar. “Kami ingin memperkuat Jawa Tengah sebagai tempat yang tepat untuk pusat industri baik pasar domestik maupun ekspor, salah satunya untuk sektor logam,” katanya.

Bahkan, melihat produk-produk yang dipamerkan tersebut pihaknya optimis sebagian pengrajin Jawa Tengah siap menghadapi pelaksanaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan dimulai akhir tahun ini. “Komoditas logam dari Jawa Tengah selama ini memang menjadi salah satu unggulan. Bahkan untuk mengembangkan sektor industri tersebut kami memiliki unit pelaksana tugas (UPT) di beberapa daerah yaitu Tegal, Pati, Purbalingga, dan Semarang,” katanya.

Keberadaan UPT tersebut untuk membina industri kecil dan menengah (IKM) agar konsisten tumbuh dan berkembang sehingga siap menghadapi pasar bebas. Di sisi lain, pihaknya juga berharap para pengrajin siap menghadapi banjirnya produk serupa dari negara lain dengan tetap mempertahankan kualitas produksi.

Hingga saat ini belum semua produk dari IKM logam Jawa Tengah mampu bersaing secara nasional maupun internasional di antaranya karena desain dan kualitasnya relatif masih rendah. Oleh karena itu, industri logam Jateng perlu terus didorong dan dikembangkan agar bisa menghasilkan produk yang semakin baik. “Dengan meningkatnya desain maupun kualitas maka daya saing dan akses pasar akan lebih luas,” katanya.

Sementara itu, menurut data dari Disperindag Jateng, potensi logam di Jateng tersebar di sejumlah kabupaten/kota di antaranya di Kabupaten Tegal, Klaten, Kebumen, Purbalingga, Pati, Boyolali, Jepara, Banyumas, Grobogan, dan Semarang. Total jumlah unit usaha mencapai 1.137 unit usaha dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 11.191 orang dan nilai produksi mencapai Rp112.612.567.783. (JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *