Gubernur Tiadakan Open House Hari H Lebaran di Semarang

  • Whatsapp
Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pranowo
Ganjar Pernah Beri AMplop Wartawan. (Foto : IST)
Ganjar Pranowo

SEMARANG, Jowonews.com – Pada Lebaran 2015 ini, Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP tidak mengadakan open house di Semarang pada Hari H Lebaran, seperti yang biasa dilakukan tahun sebelumnya. Silaturahmi dengan jajaran pejabat, bupati/walikota, swasta, dan masyarakat akan digelar pada Rabu (22/7).

Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jawa Tengah Drs Sinoeng N Rachmadi MM, menjelaskan, open house Gubernur dan Wakil Gubernur yang rutin diselenggarakan pada hari pertama Lebaran, tidak dilaksanakan pada tahun ini.

Bacaan Lainnya

Hal itu dilakukan untuk memberikan kesempatan kepada para pejabat, bupati/ walikota, swasta, maupun masyarakat untuk berlebaran pada hari pertama dengan keluarganya masing-masing.

Kendati begitu, masyarakat diberi kesempatan untuk bersilaturahmi dan halal bihalal dengan Gubernur dan Wakil Gubernur pada hari pertama masuk kerja setelah Idul Fitri, yakni Rabu (22/7), di Gedung A Kantor Gubernur Jawa Tengah.

Pada kesempatan itu, dibuka dua sesi halal bihalal. Pukul 07.30 atau setelah apel pagi, Gubernur berhalal bihalal dengan karyawan di lingkungan Kantor Gubernur Jawa Tengah. Setelah itu, pukul 09.00-12.00 dibuka silaturahmi dan halal bihalal Gubernur bersama Wakil Gubernur dengan pejabat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bupati/ walikota se-Jawa Tengah, direksi BUMN/ BUMD, swasta, maupun masyarakat.

“Jadi, bupati/ walikota juga bisa berhalal bihalal dengan keluarga atau warganya di masing-masing wilayah. Para pejabat, PNS juga bisa bersilaturahmi dengan orang tuanya pada hari H Lebaran. Bagi warga yang hendak berhalal bihalal dengan Bapak Gubernur, bisa datang langsung ke Kantor Gubernur Jawa Tengah pada hari Rabu, 22 Juli. Kantor ini terbuka untuk masyarakat,” beber dia.

Sementara itu, pada 2015 ini Gubernur akan menyerahkan zakat kepada pengurus Masjid Agung Jawa Tengah berupa beras sebanyak empat ton, Masjid Baiturahman Semarang beras tiga ton, dan Masjid Agung Semarang (Kauman) beras dua ton.

Zakat itu nantinya akan disalurkan kembali kepada masyarakat yang berhak menerima. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *