Atasi Kekeringan, PDAM Temanggung Manfaatkan Mata Air Sigandul

  • Whatsapp
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)
Ilustrasi PDAM. (Foto : IST)

Temanggung, Jowonews.com – Pemerintah Kabupaten Temanggung Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal  berencana memanfaatkan Mata Air Sigandul di Desa Tlahab lereng Gunung Sindoro untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Menurut Direktur PDAM Tirta Mudal, Edi Sucahyo, debit air di mata air tersebut cukup tinggi sehingga bisa dimanfaatkan untuk melayani kebutuhan masyarakat. Mata Air Sigandul ditemukan secara tidak sengaja dalam proses pembangunan Jembatan Sigandul tahap I, saat dilakukan pengeboran tiang pancang justru keluar sumber air yang cukup deras.

Bacaan Lainnya

Edi menuturkan berdasarkan penelitian geolistrik LIPI, jika dieksploitasi mata air tersebut debit airnya bisa mencapai 71 liter per detik.Ia mengatakan pemanfaatan sumber air tersebut tidak akan mengganggu sumber air lain di sekitarnya. “Kami hanya memanfaatkan air yang keluar saja, secara alami sehingga tidak mengganggu sumber air lain,” katanya, baru-baru ini di Temanggung.

Ia berharap dengan adanya tambahan sumber air tersebut nantinya pelayanan air PDAM Tirta Mudal terhadap pelanggan bisa lebih maksimal. Ia menuturkan pada musim kemarau saat ini, dari 21 mata air yang dimanfaatkan PDAM, rata-rata debit airnya mengalami penurunan sekitar 30 persen.

“Penurunan debit mata air telah terjadi sejak pertengahan Juli 2015 yang mengakibatkan sekitar 10.000 pelanggan dari 34.000 pelanggan terganggu antara lain di wilayah Kauman Kecamatan Parakan, Kelurahan Banyurip, Jampiroso dan Jampirejo, sebagian Kelurahan Manding, Perumahan Puri Kencana Temanggung, dan sebagian Kecamatan Kaloran,” tutupnya. (JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *