Plt Walikota Pekalongan Ingatkan PNS Dilarang Berpolitik

  • Whatsapp
Ilustrasi PNS
Ilustrasi PNS

Pekalongan, Jowonews.com – Pejabat Wali Kota Pekalongan, Jawa Tengah, mengingatkan para pegawai negeri sipil tidak berpolitik pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah, 9 Desember 2015.

Penjabat Wali Kota Pekalongan, Prijo Anggoro Budi Raharjo di Pekalongan, Sabtu, mengatakan PNS tidak perlu terlibat secara politik khususnya saat pelaksanaan kampanye pemilihan wali kota.

Bacaan Lainnya

“Semua PNS harus bersikap netral meski mempunyai hak politik tetapi harus tetap mengetahui rambu-rambunya dan jangan sampai kebablasan,” katanya.

Menurut dia, dengan pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan berlangsung pada 9 Desember 2015 dan dengan waktu yang masih relatif cukup panjang ini maka tidak menutup kemungkinan para abdi negara ikut-ikutan mendukung salah satu pasangan calon Wali Kota Pekalongan.

“Oleh karena, kami ingatkan PNS tidak terlibat secara politik. Kami akan memberikan sanksi tegas pada PNS yang terbukti mendukung atau ikut mempromosikan pasangan calon wali kota,” katanya.

Ia meminta pada jajaran birokrasi agar bisa lebih mendekat dan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Jajaran birokrasi itu, kata dia, bisa disebut sebagai pembantu masyarakat, yaitu bisa memberi pelayanan kepada rakyat dengan maksimal dan memuaskan.

Ia mengatakan selama menjabat sebagai penjabat wali kota, dirinya akan memprioritaskan tiga hal, pembangunan, penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan masyarakat.

“Oleh karena, kami berharap pada PNS lebih mengedepankan pelayanan pada masyarakat daripada terlibat pada politik pilkada,” katanya. (JN03)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *