Pembangunan Jembatan Surobayan Berpotensi Molor

  • Whatsapp
Kendaraan tengah menaiki tanjakan Jembatan Walitelon yang kerap memakan korban kecelakaan.
Kendaraan tengah menaiki tanjakan Jembatan Walitelon yang kerap memakan korban kecelakaan.
Kendaraan tengah menaiki tanjakan Jembatan Walitelon yang kerap memakan korban kecelakaan.
Kendaraan tengah menaiki tanjakan Jembatan Walitelon yang kerap memakan korban kecelakaan.

KAJEN, Jowonews.com – Jembatan Surobayan yang menghubungkan dua Kecamatan, yakni Kecamatan Kedungwuni dan Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, sudahdibangun sejak bulan Juni 2015 lalu. Namun melihat perkembangannya sampai sekarang, pembangunannya berpotensi tidak selesai pada waktu yang direncanakan sebelumnya.  Saat ini, jika diprosentasi baru seketar 40 persen.

Pembangunan jembatan senilai Rp 26 M itu ditarget selesai pada bulan Desember 2015, namun hingga bulan keempat (Septmeber.red) ini baru memasuki tahap pemasangan besi di atas blok pondasi beton, yang akan digunakan tiang penyangga.

Bacaan Lainnya

Wakil Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan, Munir, saat melakukan kunjungan kerja Senin (21/9), mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyampaikan kepada pihak kontraktor, agar proyek pembangunan Jembatan Surobayan, Kedungwuni, dapat diselesaikan tepat waktu, sesuai dengan jadwal kerja yang telah tercantum dalam kontrak.

“Kami ke sini ingin tahu perkembangannya, serta kepastian dari pihak kontraktor yaitu PT Tirta Bumi Kencana, mengenai kekhawatiran banyak pihak tersebut. Tanggal 10 Desember 2015 mendatang, adalah batas akhir penyelesaian jembatan Surobayan  tersebut,” kata Munir.

Menurutnya fungsi jembatan Surobayan bagi warga Kabupaten Pekalongan sangatlah penting.  Selain menjadi jalur ekonomi, jembatan itu merupakan akses utama bagi masyarakat Wonopringgo, Kedungwuni, Buaran, Karangdadap dan kecamatan lainnya, untuk menuju ke Ibukota Pemerintahan Daerah Kabupaten Pekalongan, yakni di Kota Kajen. “Kami mendesak kepada penggarap proyek agar dapat menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu,” ungkap Munir.

Menurutnya,  setelah  Komisi C DPRD Kabupaten Pekalongan melakukan kunjungan kerja lokasi jembatan, dan ke perusahaan penyedia material beton yang digunakan untuk membangun Jembatan Surobayan, agar masyarakat tidak perlu terlalu khawatir, akan pekerjaan proyek pembangunan jembatan Surobayan tersebut.

“Pihak proyek memastikan bisa menyelesaikan pekerjaan sebagaimana jadwal. Tentu kami ingin mereka bisa mengerjakannya tepat waktu,” tandas Munir.

Sementara itu, salah seorang pekerja dari kontraktor PT Tirta Bumi Kencana, Iwan, menegaskan bahwa pekerjaan proyek pembangunan jembatan Surobayan, telah dilakukan sesuai tahapan dan jadwal yang telah ditetapkan. Setiap saat diawasi dengan ketat, baik oleh pihak perusahaan maupun tim pengawas.

“Semua pengerjaan dilakukan sesuai tahapan dan terjadwal, sehingga akan selesai sesuai dengan kontrak,” tegas Iwan, yang ditemui saat mengawasi penuruan beton, di lokasi. (JN01)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *