Besok, Muhammadiyah Jateng Gelar Shalat Ied di 35 Titik

  • Whatsapp
ILUSTRASI

shalat-idul-adhaSemarang, Jowonews.com – Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Semarang menggelar shalat Idul Adha pada Rabu, 23 September 2015 di sebanyak 35 lokasi yang tersebar di Ibu Kota Jawa Tengah itu.

“Jadwal shalat ied dilaksanakan di 35 lokasi Rabu (23/9) dengan pelaksana pimpinan cabang dan pimpinan ranting,” kata Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Semarang M. Halim di Semarang, Selasa (22/9).

Bacaan Lainnya

Ia mencontohkan penyelenggaraan shalat ied yang dikoordinasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Semarang Selatan dilaksanakan di halaman Rumah Sakit (RS) Roemani Semarang dan Taman Mangga di Lamper Kidul.

Di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banyumanik, kata dia, di Pelataran Perumahan Setiabudi di Jalan Sukun Raya, serta lahan parkir Giant Supermarket Penggaron di bawah koordinasi pimpinan ranting Plamongansari.

“Masjid Luqmanul Hakim di Jalan Parangkusumo Tlogosari (PRM Tlogosari Kulon), Masjid Baitus Solikhin Pedurungan (PRM Kalicari), halaman Kantor PDAM Semarang dan Lapangan Unnes (PCM Gajahmungkur),” katanya.

Yang paling banyak, kata dia, di bawah PCM Mijen yang dilaksanakan di lima lokasi, antara lain Musholla iftahul Jannah Polaman, Musholla Al Ikhlas Kuncen Mijen, dan halaman Kantor Kecamatan Mijen.

Pelaksanaan shalat ied, kata dia, dimulai sekitar pukul 06.15 WIB dan masing-masing penanggung jawab sudah berkoordinasi dengan aparat kepolisian di wilayah setempat untuk membantu melakukan pengamanan. “Untuk pengamanan, dari Polsek masing-masing, terutama membantu mengatur arus lalu lintas kendaraan karena besok (23/9) saat pelaksaan shalat ied bukan tanggal merah atau hari libur,” kata Halim.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah KH. Musman Thalib mengatakan telah mengeluarkan imbauan kepada jajaran pimpinan Muhammadiyah mengenai pelaksanaan shalat Idul Adha. “Ya, memang ada perbedaan penetapan 10 Dzulhijjah. Namun, kami sudah mengimbau pada Rabu (23/9) mendatang hanya pelaksanaan shalat Ied, sementara penyembelihan hewan kurban pada Kamis (24/9),” katanya.

Musman mengatakan jajaran panitia kurban di bawah naungan Muhammadiyah sudah diimbau untuk melakukan penyembelihan hewan kurban serentak pada Kamis (24/9), sebab masih termasuk Hari Tasyrik. “Pengalaman tahun-tahun sebelumnya yang juga terdapat perbedaan penetapan 10 Dzulhijjah. Shalatnya pas pada Hari Raya Idul Adha, sementara menyembelih hewan kurbannya satu hari setelahnya,” pungkasnya. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *