Jelang Pilkada, Tjahyo Petakan Daerah Rawan

  • Whatsapp

SEMARANG, Jowonews.com– Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menginstruksikan seluruh camat yang daerahnya akan melaksanakan pemilihan kepala daerah untuk membangun komunikasi menjelang pilkada dengan aparat penegak hukum serta tokoh-tokoh agama guna mengantisipasi terjadinya konflik.

“Bangun komunikasi dengan baik, di kecamatan itu ada kapolsek, danramil, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Jika terjadi konflik sosial, cepat ditangani jangan kalau sudah ‘meledak’ baru komunikasi dengan aparat penegak hukum,” kata Mendagri di Semarang, Selasa.

Hal tersebut disampaikan Mendagri pada Rapat Koordinasi Pemantauan Kinerja Pelaksanaan APBN/APBD Tahun 2015 di Wisma Perdamaian Semarang.

Mendagri mengungkapkan bahwa permainan jumlah perolehan suara pada pilkada itu terjadi di tingkat kecamatan.

“Kuncinya (kesuksesan) pilkada ini ada di kecamatan sehingga camat harus diingatkan bahwa permainan suara itu di kecamatan,” ujarnya.

Selain itu, Mendagri juga menginstruksikan bupati dan wali kota yang daerahnya akan menyelenggarakan pilkada agar ikut mengingatkan camat untuk menjaga netralitas dengan baik.

Menjelang pilkada serentak di 269 daerah pada tanggal 9 Desember 2015, Kemendagri sudah memetakan daerah-daerah yang rawan terjadi konflik.

“Konflik rawan terjadi pada saat tahap penetapan pemenang pilkada. Mohon aparat kepolisian lebih konsentrasi pada penetapan pemenang,” katanya.

Khusus di Jawa Tengah, kata Mendagri, beberapa daerah yang jumlah penduduknya padat, seperti Kota Semarang, Cilacap, Tegal, Surakarta, dan Pati, yang perlu mendapat perhatian khusus terkait dengan antisipasi terjadinya konflik pada pilkada.

Ke-21 kabupaten/kota di Jateng yang akan menyelenggarakan pilkada secara serentak pada tahun ini, yakni Kota Pekalongan, Kota Semarang, Kabupaten Rembang, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Kebumen, Kota Surakarta, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Kendal.

Berikutnya, Kota Magelang, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Semarang, Kabupaten Purworejo, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Klaten, Kabupaten Blora.

Selain itu, Kabupaten Grobogan, Kabupaten Sragen, Kabupaten Demak, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Pemalang.Jn16/ant

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *