Warga Minta Pemerintah Tegas kepada JKB

  • Whatsapp
Pabrik Evercoss Semarang
Ilustrasi Pabrik Evercoss (Foto : Portal Satu)

UNGARAN, Jowonews.com -Warga di lingkungan Wringin putih dan Rawasari, Karangjati, Kabupaten Semarang minta Pemerintah Kabupaten Semarang bertindak tegas pada CV Jati Kencana Beton (JKB) yang selama ini talah mencemari lingkugan sekitar pabrik. Warga selama ini telah berusaha melakukan melaporkan kejadian ini ke Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Semarang. Namun hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari aparatur pemerintah mengatasi permasalahan debu dari produksi JKB.

Sutrisno (50), warga Wringin Putih menyatakan hingga saat ini debu masih mengotori rumahnya dan warga sekitar. Meskipun semenjak warga demo di depan pabrik JKB, manajemen JKB mulai menyemprot air di sepanjang jalan agar debu berkurang. Namun debu yang masuk ke rumah masih tetap ada, dan warga tetap terganggu pernafasannya karena debu produksi JKB. 

Bacaan Lainnya

“Kami tetap menuntut pemerintah menutup pabrik JKB, untuk segera pindah dari lokasi saat ini. Karena kami telah bertahun-tahun hidup dengan debu. Warga hanya ingin hidup sehat, tentram dan nyaman,” ujar Sutrisno, Selasa (22/9).

Karena aduan masyarakat pada BLH Kabupaten Semarang tidak pernah mendapatkan tanggapan positif, warga berencana akan mengadukan permasalahan ini ke DPRD Kabupaten Semarang. “Kami akan audiensi ke dewan (DPRD), harapan kami DPRD dapat menengahi permasalahan ini dengan baik dan pro pada warga,” tegasnya.

Terpisah anggota Komisi C, Jauhari Mahmud menyatakan siap menerima keluhan dan masukan warga Wringin Putih dan Rowosari. “Intinya kami kapan pun akan menerima dialog warga Kabupaten Semarang,” ujar.

Keluhan warga ini nantinya juga akan diajukan ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Semarang, yang nantinya akan memanggil pihak-pihak yang berkepentingan dalam hal ini manajemen JKB, Pemerintah Kabupaten Semarang dan warga sekitar pabrik JKB. “Selaku anggota komisi kami akan ajukan untuk diagendakan rapat Bamus permasalahan polusi debu ini. Dan kalau perlu kami juga akan melakukan peninjauan lokasi,” tegasnya. (JN01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *