Ganjar Siap Perkarakan Peniru Batik Pekalongan

  • Whatsapp

batik-pekalonganPekalongan, Jowonews.com – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengancam akan memperkarakan pihak-pihak dari negara lain yang meniru motif dan produk batik dari Kota Pekalongan untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

“Batik merek Bisma, Durian, dan Jawa Tuke ternyata ditiru di banyak negara, saya minta nanti laporan resminya, saya akan kontak kementerian luar negeri dan kedutaan besar, kalau perlu kita gugat dia (peniru produk batik),” kata Ganjar di Kota Pekalongan, Rabu (23/9).

Bacaan Lainnya

Hal tersebut disampaikan Ganjar usai meninjau IPAL industri batik di Kelurahan Poncol dan Kelurahan Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur.

Ganjar menjelaskan bahwa hak milik intelektual (intellectual property rights) dari produk-produk industri batik di Indonesia, khususnya di Jateng, sebenarnya sudah diakui oleh dunia.

Oleh karena itu, kata Ganjar, Pemerintah Provinsi Jateng akan berupaya memberikan perlindungan terhadap produk-produk industri batik yang sudah mempunyai hak paten agar tidak ditiru atau diakui oleh negara lain. 
“Kalau pemerintah tidak peduli maka industri batik yang ada akan kolaps pelan-pelan dan tanpa disadari sehingga perlu dilindungi,” ujarnya.

Ganjar mengungkapkan bahwa saat ini dirinya juga membutuhkan informasi yang mendetail mengenai negara-negara yang meniru motif serta produk industri batik dari Kota Pekalongan. “Nanti negara mana yang menggunakan produk itu dan ‘nyonto’ (meniru) kasih kita, kita ‘parani’ (datangi),” pungkasnya. (JN03/Ant)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *